Kurs Rupiah Menguat ke 14.213 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan money changer menghitung uang kertas Rupiah, di Jakarta, 15 Desember 2014. Adek Berry/AFP/Getty Images

    Seorang karyawan money changer menghitung uang kertas Rupiah, di Jakarta, 15 Desember 2014. Adek Berry/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat menjelang rilis data inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini.

    Baca: Jika Pemilu Damai, Luhut: Rupiah Menguat dan Miliaran Dolar Masuk

    Kurs rupiah menguat 44 poin atau 0,31 persen ke posisi Rp 14.213 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp 14.257 per dolar AS. "Pagi ini mata uang kuat Asia utama, yen Jepang dan dolar Hong Kong dibuka melemah terhadap dolar AS yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah," ujar ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis, 2 Mei 2019.

    Tetapi pagi ini rupiah dibuka menguat. "Kemungkinan penguatan bisa berlanjut hingga akhir perdagangan hari ini," kata Lana.

    Lana menjelaskan, faktor eksternal yang mendorong penguatan rupiah di antaranya berasal dari pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal I 2019 sebesar 3,2 persen (tahun ke tahun/yoy). Angka itu naik dari 2,2 persen (yoy) pada kuartal IV 2018 dan di atas konsensus pasar sebesar 2 persen (yoy).

    Pertumbuhan ekonomi ini kembali naik setelah dua triwulan sebelumnya tercatat melambat setelah mencapai tertingginya 4,2 persen (yoy) pada kuartal II 2018. "Dengan kinerja pada Q1-2019 ini menunjukkan ekonomi AS masih cukup solid di tengah ketegangan perdagangan dengan Cina yang baru reda pada 1 Maret lalu dengan dimulainya pembicaraan dagang AS-Cina, bahkan ada spekulasi ekonomi AS yang berpotensi resesi," ujar Lana.

    Baca: Jokowi Effect Pudar, Rupiah Melemah Jadi 14.078

    Sebelumnya, potensi perang dagang dan melambatnya ekonomi AS membuat beberapa badan internasional merevisi proyeksi pertumbuhan global di 2019. Lana memprediksi kurs rupiah hari ini akan bergerak menguat menuju kisaran antara Rp 14.220 per dolar AS hingga Rp 14.260 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.