2019, ADB Siapkan USD 2,6 M untuk Proyek Infrastruktur Indonesia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekitar 100 ribu pengunjung ditargetkan hadir dan menyaksikan pemecahan rekor MURI pembentangan kain jumputan terpanjang di dunia di atas Jembatan Ampera. Acara akan berlangsung di sela-sela South Sumatera Milenial Road Safety Festival, Minggu, 10 Maret 2019. TEMPO | Parliza Hendrawan

    Sekitar 100 ribu pengunjung ditargetkan hadir dan menyaksikan pemecahan rekor MURI pembentangan kain jumputan terpanjang di dunia di atas Jembatan Ampera. Acara akan berlangsung di sela-sela South Sumatera Milenial Road Safety Festival, Minggu, 10 Maret 2019. TEMPO | Parliza Hendrawan

    TEMPO.CO, Nadi - Bank Pembangunan Asia atau ADB menyiapkan dana senilai US$ 2,6 miliar pada 2019 untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia yang dinilai strategis serta berwawasan lingkungan. Direktur Jenderal Asia Tenggara ADB, Ramesh Subramaniam, mengatakan, sebagian besar pembiayaan akan disalurkan melalui skema policy based loan.

    Baca: ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi jadi 5,2 Persen di 2019

    Subramaniam menyatakan, salah satu proyek terbesar yang akan dibiayai adalah pembangunan 2 pembangkit listrik di 2 titik yang berbeda. Dana pinjaman senilai US$ 600 juta disiapkan untuk membangun satu unit pembangkit listrik di Papua. 

    Selain itu, dana pinjaman dengan nilai yang sama akan digunakan untuk membiayai proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga gas. Dalam proyek ini, ADB bekerja sama dengan PT PLN (Persero). Proses negosiasi akan berlangsung pada Juli - Agustus 2019.

    ADB juga telah menyiapkan fasilitas kredit senilai US$ 100 juta yang akan disalurkan kepada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). “Fasilitas kredit ini akan meningkatkan kapasitas pembiayaan IFF untuk membiayai proyek-proyek pengembangan energi terbarukan,” ujar Subramaniam di sela-sela 52nd ADB Annual Meeting 2019 di Nadi, Fiji, Rabu, 1 Mei 2019.

    Baca: Pemulihan Pascabencana Indonesia, ADB Beri Pinjaman USD 500 Juta

    Di luar pembiayaan infrastruktur, ADB juga telah menggelontorkan dana bantuan bencana senilai US$ 1 juta pada 2018 untuk membantu pemulihan korban gempa Palu, Sulawesi Tenggara. Proyek tersebut masih terus berjalan, di mana fokus pada tahun ini adalah pemulihan fasilitas infrastruktur dasar seperti pelabuhan, sanitasi, serta irigasi yang terkena dampak gempa dan likuifaksi.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.