Pekan Depan, Operasional Cathay Pacific Pindah ke Terminal 3

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Laba Cathay Pacific Melonjak Tiga Kali Lipat

    Laba Cathay Pacific Melonjak Tiga Kali Lipat

    TEMPO.CO, Jakarta - Operasional maskapai Hong Kong, Cathay Pacific, akan resmi berpindah dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 30 April 2018. Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang mengatakan layanan check in maskapai tersebut bakal dilayani di counter Island C dan D.

    BACA: Awak Pesawat Mencuri, Cathay Pacific Rugi Jutaan Dollar

    “Kami mengharapkan para pengguna jasa memperhatikan pesan (pemberitahuan) yang disampaikan pihak maskapai," ujar Febri dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 26 April 2019.

    Febri mengimbau penumpang meneliti pesan yang disampaikan maskapai sebelum hari keberangkatan. Adapun Informasi terminal akan diumumkan Cathay Pacific melalui surat elektronik.
    Untuk menghindari keterlambatan lantaran salah terminal, PT Angkasa Pura II (Persero) meminta penumpang datang lebih awal atau minimal dua jam sebelumnya.

    BACA: Data Penumpang Maskapai Cathay Pacific Dijebol Hacker

    Adapun pemindahan ini bersamaan dengan dioperasikannya Terminal 2 sebagai bandara Low Cost Carrier atau LCC. Dengan demikian, maskapai-maskapai yang akan terbang dari terminal 2 adalah maskapai low budget.

    “Total nantinya terdapat delapan LCC yang melayani rute internasional dari LCC Terminal 2F, yakni Cebu Pasific, Thai Lion Air, Lion Air, Batik Air, Malindo Air, Air Asia, Jet Air Asia Airways dan Fly Scoot Tiger,” ujar Febri.

    Chatay Pacific menjadi maskapai internasional ke-30 yang beroperasi di Terminal 3. Saat ini, maskapai yang terbang dari terminal tersebut selain Cathay Pacifif adalah Air China, All Nippon Airlines, Asiana Airlines, China Airlines, China Eastern, China Southtern. Kemudian, Citilink Indonesia, Emirates Airlines, Ethiopian Airlines, Etihad Airways, Eva Air, Garuda Indonesia.

    Selanjutnya, ada pula Japan Airlines, KLM Royal Dutch Airlines, Korean Air, Malaysia Airlines, Oman Air, Phillipines Airlines, Qantas Airways, Qatar Airways, Royal Brunei Airlines. Lalu, Saudi Arabian Airlines, Shenzhen Airlines, Singapore Airlines, Srilankan Airlines, Thai Int'l Airways, Turkish Airlines, Vietnam Airlines, dan Xiamen Air.

    Baca berita tentang Cathay Pacific lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.