Sri Mulyani Ajak Akademisi Terlibat dalam Proyek Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara aerial pembangunan simpang susun antara jalan tol Sumatra ruas Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) dan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) di Desa Ibul Besar I, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis, 18 Oktober 2018. Pembangunan jalan tol sepanjang 137 kilometer tersebut menghubungkan tiga kabupaten/kota dan menjadi salah satu pencapaian empat tahun pemerintahan Jokowi-JK di bidang pembangunan infrastruktur. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Foto udara aerial pembangunan simpang susun antara jalan tol Sumatra ruas Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) dan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) di Desa Ibul Besar I, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis, 18 Oktober 2018. Pembangunan jalan tol sepanjang 137 kilometer tersebut menghubungkan tiga kabupaten/kota dan menjadi salah satu pencapaian empat tahun pemerintahan Jokowi-JK di bidang pembangunan infrastruktur. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Bandung - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan peran serta akademisi dalam proses pembangunan infrastruktur di Tanah Air sangat penting. Karena itu, ia mengajak akademisi terlibat dalam proyek infrastruktur agar memberikan efek positif.

    Baca: Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

    "Kita harap pertemuan dari 31 universitas ini yang semuanya memiliki komitmen untuk bekerja sama di dalam memikirkan dan membangun semua infrastrukur di Indonesia melihat dari semua aspek secara komprehensip," ucap Sri usai menjadi keynote speaker di acara Infrastructure Summit 2019.

    Ada 31 universitas di Indonesia yang terbagung dalam University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID) yang terlibat langsung dalam Infrastructure Summit 2019 dengan tema Empowering University for Continous PPP Infrastructure Development in Regional Goverment yang berlangsung di Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Bandung, Jumat, 26 April 2019.

    Menurut Sri Mulyani, sudah menjadi tugas para akademisi untuk terus memberikan pemikirannya terkait program infrastruktur yang kini tengah digalakkan di Indonesia. Selain itu, kata dia, keterlibatan akademisi bisa memberikan kontribusi yang besar dalam proses pembangunan infrastruktur di Indonesia.

    "Ini juga salah satu upaya untuk terus meningkatkan minat, juga kapasitas universitas-universitas di Indonesia akan mampu terlibat di dalam pemikiran dan proses pembangunan bahkan juga melakukan evaluasi pada program-program infrastrukur yang ada di Indonesia," kata Sri Mulyani.

    Menurut dia, ketika kaum intelektual universitas ikut berperan langsung dalam proses pembangunan infrastruktur, maka program pembangunan infrastruktur di Indonesia akan lebih berkualitas dan semakin baik lagi.

    Baca: Refleksi 2018 Sri Mulyani: Defisit APBN Terendah Sejak 2012

    "Program pembangunan infrastuktur di Indonesia akan lebih berkualitas semakin baik dan melihat dari semua sisi apakah itu dari sisi teknik, engineering, legal, environment, sosial, finance, ini semuanya membutuhkan pemikiran bersama dari seluruh universitas," ucap Sri Mulyani.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.