Grab Bersiap Akuisisi Enam Perusahaan Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Darno, 43 tahun, mitra pengemudi Grab asal Palangkaraya rela mengurangi penghasilannya untuk bersedekah. Dok Grab

    Darno, 43 tahun, mitra pengemudi Grab asal Palangkaraya rela mengurangi penghasilannya untuk bersedekah. Dok Grab

    TEMPO.CO, Jakarta - Grab sebagai salah satu perusahaan aplikasi on demand transportasi terbesar di Asia Tenggara akan terus melebarkan sayap ke berbagai lini bisnis. Executive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan mengatakan saat ini perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota juga telah menyuntikkan dana sebesar US$ 1 juta atau Rp 14 triliun kepada Grab.

    Baca juga: Fitur Keamanan Grab Pertama di Asia, Penyamaran Nomor Kontak

    Dengan kekuatan modal yang dimilikinya kini, Ongki mengatakan Grab siap mengakusisi enam perusahaan di tahun ini. "Untuk akuisisi perusahaan, kita bisa sampaikan tahun ini minimal enam perusahaan Asia Tenggara yang akan kita akuisisi," kata Ongki kepada rekan media di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis 25 April 2019.

    Ongki mengatakan, proses akuisisi ini akan terus berjalan dan memberikan dampak yang besar dan penting bagi perkembangan layanan untuk penumpang dan mitra pengemudi Grab. Namun ia belum bisa menyampaikan secara detail tentang perusahaan apa saja yang akan diakusisi oleh Grab.  "Saat ini saya belum bisa memberikan informasin lebih lanjut perusahaan mana saja yang akan kita akusisi," ujar dia.

    Grab juga dalam waktu dekat akan menambahkan layanan kesehatan dan asuransi daring ke dalam aplikasinya. "Nanti kita akan luncurkan layanan kesehatan dan asuransi di aplikasi Grab tahun ini, akhir kuartal II atau awal kuartal III layanan healthcare sudah mulai bisa diluncurkan," kata Ongki

    Ongki menilai bahwa layanan kesehatan dan asuransi merupakan hal yang akan dibutuhkan oleh masyarakat Asia Tenggara dan akan menggandeng partner strategis untuk merealisasikan rencana tersebut.

    Untuk layanan kesehatan, Grab akan menggandeng PingAn, yakni sebuah platform teknologi kesehatan dan asuransi. Grab juga akan berkolaborasi dengan ZhongAn Online P&C Insurance yang keduanya merupakan perusahaan berasal dari Tiongkok.

    Perluasan bisnis Grab ke sektor teknologi kesehatan itu bertujuan untuk memudahkan proses penanganan layanan kesehatan. "Baik dari segi pasien maupun dokter," kata Ongki. 

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.