Ridwan Kamil: Amazon Siap Bangun Data Center Triliunan Rupiah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, meluncurkan program Desa Digital di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu ,14 April 2019. (dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, meluncurkan program Desa Digital di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu ,14 April 2019. (dok Pemprov Jabar)

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sukses melobi Amazon Web Services (AWS), perusahaan cloud computing Amazon milik Jeff Bezos untuk membangun data center di Jawa Barat. “Alhamdulillah dari lobi-lobi ini perusahaan teknologi E-Commerce, salah satunya selain Alibaba, yaitu Amazon bersedia investasi,” kata dia di Bandung, Kamis, 25 April 2019.

    Baca: Bandara Kertajati Sepi, Ridwan Kamil: Tong Hariwang

    Ridwan Kamil mengatakan, AWS bersedia berinvestasi belasan triliun rupiah. Namun dia enggan merincinya karena negosiasi belum tuntas soal lokasi penempatan data center yang akan dibangun perusahaan tersebut.

    “Insya Allah (investasinya) belasan triliun nilainya. Sedang menegosiasi di 3 wilayah Jawa Barat, belum bisa saya sebut karena masih negosiasi. Tapi yang pasti bukan di Bandung Raya. Saya arahkan ke daerah-daerah yang bukan Bandung Raya,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, AWS akan menggandeng perusahaan lokal untuk berinvestasi di Indonesia. Tapi belum diputuskan. “Pasti. Setiap perusahaan (luar negeri) yang berinvestasi gak boleh sendiri. Dia harus berbarengan dengan (perusahaan lokal). Itu tersera mereka. Saya belum tahu,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, AWS akan membangun data center di Jawa Barat. “Nanti si teknologi data center ini melayani kebutuhan startup dan para pelaku bisnis E-Commerce."

    Lebih jauh Ridwan Kamil mengklaim, data ceter yang akan dibangun AWS punya teknologi yang bisa menyaingi Singapura. “Singapura punya data center tercanggih di Asia Tenggara. Kita mau saingi dengan hadirnya ini. Sehingga uang dari kita tidak lari keluar negeri,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, sengaja melobi sejumlah perusahaan teknologi untuk berinvestasi di Jawa Barat yang diklaimnya paling siap. “Dalam rangka visi Digital West Java, atau Jawa Barat Digital, kita melobi semua perusahaan-perusahaan teknologi untuk datang ke Jawa Barat sebagai provinsi terbesar, tersiap,” kata dia.

    Lobi Ridwan Kamil tersebut diunggahnya di akun media sosialnya. Ridwan Kamil mengatakan, salah sat negosiasi yang belum tuntas soal transfer teknologi. “Negosiasi terkait knowledge transfer sedang berlangsung. Kami meminta dibangunkan ‘4.0 Institute’ untuk mendidik milenial dan generasi Z Jawa Barat untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja sekitar 1 juta digital experts untuk masa depan Jawa Barat dan Indonesia,” dikutip dari postingan Ridwan Kamil. 

    Baca: Salim Grup Tawarkan 10 Program ke Gubernur Ridwan Kamil

    Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah provinsi menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung pengembangan industri kreatif di antaranya menyiapkan Perda Ekonomi Kreatif, mendirikan gedung creative center di masing-masing kabupaten/kota di Jawa Barat, serta pendirian Badan Ekonomi Kreatif Daerah. “Itulah dukungan pemerintah terhadap ekonomi kreatif khususnya games yang pasarnya besar dan menjadi wajah kita di masa depan,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.