Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sri Mulyani Siapkan Strategi Hadapi Pelemahan Ekonomi Global

image-gnews
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali terpilih sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik tahun 2019. Penghargaan ini diraih Sri Mulyani untuk ketiga kalinya setelah tahun 2017 dan 2018 lalu. ANTARA/Wahyu Putro A
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali terpilih sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik tahun 2019. Penghargaan ini diraih Sri Mulyani untuk ketiga kalinya setelah tahun 2017 dan 2018 lalu. ANTARA/Wahyu Putro A
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyiapkan strategi dalam menghadapi kondisi ketidakpastian atau volatilitas ekonomi global. Menurut Sri Mulyani, pemerintah ingin tetap mendorong pertumbuhan ekonomi meski kondisi ekonomi dunia tengah melambat.

Baca juga: Sri Mulyani: KSSK Belum Bahas Holding Perbankan

Sri Mulyani mengatakan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah kondisi ekonomi global menengah bisa dilakukan lewat menjaga sektor yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya dengan tetap menjaga pertumbuhan konsumsi baik pemerintah dan masyarakat.

"Inflasi tetap stabil rendah penting sekali, persediaan barang juga, apalagi ini menjelang puasa dan lebaran. Jadi sangat penting agar inflasi tidak meningkat pada musim ini sampai dengan pertengahan tahun," kata Sri Mulyani ditemui di Hotel Shangri La, Jakarta Selatan, Rabu 24 April 2019.

Dalam asumsi ekonomi di APBN 2019, tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun bisa mencapai 5,3 persen. Adapun lembaga internasional seperti International Monetary Fund atau IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal berada di angka 5,2 persen tahun ini.

Selain itu, kata Sri Mulyani, untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menyiapkan strategi fiskal lewat pemberian gaji ke-13. Kemudian, pemberian tunjangan hari raya atau THR juga menjadi bagian kebijakan ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kemudian, pemerintah juga akan fokus menjaga pertumbuhan investasi. Meskipun kenaikan suku bunga ikut mempengaruhi datangnya investasi, pertumbuhan kredit dari perbankan tetap menunjukkan tren yang positif. Menurut Sri Mulyani, pertumbuhan kredit saat ini masih berada di angkat 12-13 persen hingga saat ini.

Selanjutnya, mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini mengatakan pemerintah juga akan menggenjot ekspor. Pemerintah berencana memperluas pasar non tradisional yang selama ini belum banyak dikerjakan oleh Indonesia. Adapun pasar non tradisional yang dimaksud Sri Mulyani adalah Asia Selatan, India dan juga Afrika.

"Itu yang terus kami akan lakukan sehingga pertumbuhan ekonomi lebih baik dan tinggi," kata Sri Mulyani.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Tanggapan OJK terkait Pinjol di Balik Pembunuhan Mahasiswa UI, Promo Tiket Pesawat Rp 0 ke Vietnam

9 jam lalu

Ilustrasi: Rio Ari Seno
Terkini: Tanggapan OJK terkait Pinjol di Balik Pembunuhan Mahasiswa UI, Promo Tiket Pesawat Rp 0 ke Vietnam

Terkini: Tanggapan OJK terkait kasus Pinjol di balik pembunuhan mahasiswa UI, promo tiket pesawat Rp 0 ke Vietnam.


Sri Mulyani Ingin Pembayaran Pajak Semudah Beli Pulsa, Dirjen Pajak: Insyaallah Tahun Depan

11 jam lalu

Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo saat Konferensi Pers Sinergi Kemenkeu dan KPK dalam Pengawasan Kepegawaian di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2023. Wamenkeu menegaskan upaya pengawasan atas integritas di dalam Kementerian Keuangan dilakukan dalam kerangka kerja integritas yang menggunakan three lines of defense. Tempo/Tony Hartawan
Sri Mulyani Ingin Pembayaran Pajak Semudah Beli Pulsa, Dirjen Pajak: Insyaallah Tahun Depan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati ingin pembayaran pajak semudah beli pulsa. Dirjen Pajak Suryo Utomo menanggapi.


Sri Mulyani Sebut Tak akan Berhenti Koreksi Jika Jajaran Pajak Lakukan Kesalahan

12 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa, 31 Januari 2023. Kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2023 didorong oleh meningkatnya konsumsi dan investasi masyarakat hingga penyetopan kebijakan zero Covid-19 di Cina.  TEMPO/Tony Hartawan
Sri Mulyani Sebut Tak akan Berhenti Koreksi Jika Jajaran Pajak Lakukan Kesalahan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pihaknya akan terus melakukan koreksi jika jajaran Direktorat Jenderal Pajak maupun Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan kesalahan.


Terkini: Lion Air Mulai Penerbangan Umrah ke Arab Saudi, Sri Mulyani Sebut Pajak Itu Tidak Menyeramkan

15 jam lalu

Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto
Terkini: Lion Air Mulai Penerbangan Umrah ke Arab Saudi, Sri Mulyani Sebut Pajak Itu Tidak Menyeramkan

Maskapai Lion Air memulai penerbangan umrah periode 1445 Hijriah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh menuju Arab Saudi.


Sri Mulyani: Pajak Bukanlah Sesuatu yang Mengerikan

17 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun di Kemenkeu setelah rapat kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin, 27 Maret 2023. TEMPO/ Moh Khory Alfarizi
Sri Mulyani: Pajak Bukanlah Sesuatu yang Mengerikan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan edukasi mengenai pajak ke masyarakat. Dia menjelaskan mengenai kegunaan pajak dan kewajiban masyarakat membayar pajak.


Erick Thohir Minta Masukan Sri Mulyani tentang Pendanaan Tol Bocimi Seksi III

1 hari lalu

Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi II ruas Cigombong-Cibadak, di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
Erick Thohir Minta Masukan Sri Mulyani tentang Pendanaan Tol Bocimi Seksi III

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan perlu diskusi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait pendanaan pembangunan jalan Tol Bocimi seksi III.


Terkini: Longspan LRT Jabodebek Versi Jokowi, Formasi CASN 2023 Didominasi Honorer

2 hari lalu

Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) melintas di jembatan rel lengkung (longspan) LRT Kuningan, Jakarta, Rabu 2 Juli 2023. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebutkan konstruksi jembatan lengkung dari Gatot Subroto menuju ke Kuningan salah desain sehingga menyebaBkan rangkaian kereta LRT yang melintas harus berjalan melambat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Terkini: Longspan LRT Jabodebek Versi Jokowi, Formasi CASN 2023 Didominasi Honorer

Berita-berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Jumat petang dimulai dari respons Jokowi atas jembatan lengkung bentang panjang atau longspan LRT.


Terkini: Longspan LRT Jabodebek Dulu Dinilai Spesial, Sekarang... hingga Saran OJK Hadapi Modul Pinjol Ilegal Salah Transfer

2 hari lalu

Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) melintas di jalur LRT kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin 29 Mei 2023. LRT Jabodebek tengah diuji coba tanpa penumpang atau trial run selama 15 Mei hingga 11 Juli 2023, sebelum diuji coba beroperasi dengan penumpang pada 12 Juli 2023. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Terkini: Longspan LRT Jabodebek Dulu Dinilai Spesial, Sekarang... hingga Saran OJK Hadapi Modul Pinjol Ilegal Salah Transfer

Jembatan lengkung bentang panjang atau longspan LRT Jabodebek dulu dinilai sangat spesial, sekarang....


Sri Mulyani: 11 Tahun Lalu, LPDP Dimulai dengan Dana Rp 1 T Sekarang Sudah Rp 139,1 T

2 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta pada Rabu, 14 Juni 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Sri Mulyani: 11 Tahun Lalu, LPDP Dimulai dengan Dana Rp 1 T Sekarang Sudah Rp 139,1 T

Sri Mulyani menyebut dana LPDP telah meningkat Rp138 triliun bila dibandingkan dengan dana awal pada 2010.


Bos OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga dan Resilien

2 hari lalu

Mahendra Siregar. youtube.com
Bos OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga dan Resilien

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Mahendra Siregar menyebut stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga dan resilien. Apa sebabnya?