Sri Mulyani : Program Bantuan Sosial Bakal Kerek Konsumsi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkeu Sri Mulyani mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 April 2018 lalu. Penghargaan ini diberikan oleh majalah keuangan FinanceAsia. TEMPO/M. Taufan Rengganis

    Menkeu Sri Mulyani mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 April 2018 lalu. Penghargaan ini diberikan oleh majalah keuangan FinanceAsia. TEMPO/M. Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertumbuhan konsumsi pada kuartal I 2019 bakal berada di sekitar angka 5 persen. Pertumbuhan ini bakal didorong oleh program-program bantuan sosial yang telah digelontorkan oleh pemerintah.

    Baca juga: Sri Mulyani: KSSK Belum Bahas Holding Perbankan

    "Program-program untuk bantuan sosial cukup banyak dan pencairan di kuartal I, meningkat karena program keluarga harapan (PKH) naik dari sisi jumlah per keluarga," kata Sri Mulyani ditemui di Hotel Shangri La, Jakarta Selatan, Rabu 24 April 2019.

    Adapun menurut rilis Kementerian Keuangan, total anggaran pemerintah yang digunakan untuk bantuan sosial hingga 31 Maret 2019 telah mencapai Rp 37 triliun. Jumlah ini tercatat meningkat sebesar 36,2 persen terhadap target realisasi APBN 2019.

    Dibandingkan pada kuartal yang sama 2018, jumlah tersebut meningkat 106,6 persen terhadap realisasi bantuan sosial kuartal I-2018 yang hanya Rp 17,9 triliun. Peningkatan tersebut terjadi karena meningkatnya volume PKH dari 2 juta menjadi 4 juta per keluarga.

    Selain itu, menurut Sri Mulyani, peningkatan pertumbuhan konsumsi masyarakat juga akan didorong oleh pos pembiayaan dana desa. Dalam hal ini penyaluran dana desa disalurkan tanpa kendala bisa mendorong pertumbuhan konsumsi. "Jadi kami berharap, kuartal satu ini belanja pemerintah cukup tinggi terutama didorong oleh sosial spending," kata Sri Mulyani.

    Sri Mulyani juga menjelaskan pertumbuhan konsumsi pada kuartal I 2019, masih akan sesuai target karena inflasi yang stabil. Kemudian, kondisi pemilihan umum atau pemilu yang telah berjalan lancar juga akan ikut menentukan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.