Bio Farma Kembangkan Klinik Vaksin Terpadu Bidik Pasar Retail

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Delegasi Negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI) meninjau fasilitas pengemasan vaksin saat kunjungan di Laboratorium Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Jumat 23 November 2018. Dalam kunjungan tersebut Delegasi OKI meninjau produksi, fasilitas pengemasan vaksin dan proses fungsi pengawasan yang sudah memenuhi standar WHO. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Delegasi Negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI) meninjau fasilitas pengemasan vaksin saat kunjungan di Laboratorium Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Jumat 23 November 2018. Dalam kunjungan tersebut Delegasi OKI meninjau produksi, fasilitas pengemasan vaksin dan proses fungsi pengawasan yang sudah memenuhi standar WHO. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bandung -  Bio Farma, perusahaan pelat merah produsen vaksin Indonesia, menyatakan akan masuk ke pasar retail dengan layanan vaksinasi terpadu Imunicare. “Bio Farma akan memperkuatnya melalui layanan vaksinasi terpadu ini berarti, industri farmasi Indonesia, akan memasuki fase end to end, dimulai dari kemandirian bahan baku, dengan kekuatan riset, produksi, distribusi dan layanan,” kata Direktur Utama Bio Farma M Rahman Roestan, dikutip dari siaran pers yang diterima Tempo, Senin, 22 April 2019.

    BACA: Menteri BUMN Rombak Direksi Pindad dan Bio Farma

    Rahman mengatakan, Bio Farma tidak lagi berkutat pada lini bisnis produksi dan distribusi saja tapi mulai masuk pasar ritel dengan layanan vaksinasi terpadu. “Dari riset dan pengembangan, Bio Farma sudah memiliki link untuk melakukan kolaborasi dan kerjasama riset. Dari sisi produksi dan distribusi, Bio Farma sudah sesuai dengan standar Badan Kesehatan dan Dunia (WHO). Dan kini, untuk pelayanan,” kata dia.

    Layanan ritel Bio Farma dengan nama Imunicare merupakan layanan vaksinasi terpadu yang menyasar semua kalangan usia. Layanan tersebut merupakan pengembangan dari klinik imunisasi lengkap yang saat ini berada di kompleks perkantoran Bio Farma di Bandung. Rencananya Bio Farma akan mengembangkan layanan klinik vaksinasi lengkap Imunicare serupa di seluruh Indonesia.

    Direktur Pemasaran Bio Farma Sri Harsi Teteki mengatakan, layanan tersebut disiapkan untuk menjadi akses dan solusi terpadu layanan vaksinasi dengan vaksin yang lengkap, kualitas terjamin, dan harga yang terjangkau. “Kami berharap dengan adanya imunicare ini, masyarakat akan lebih mudah untuk mendapatkan akses vaksinasi, dengan kualitas layanan prima dengan harga yang tentu saja terjangkau,” kata dia, Senin, 22 April 2019.

    Sri mengatakan, Bio Farma akan mendirikan klinik vaksin tepadu Imunicare di seluruh Indonesia untuk mulai memasuki pasar ritel. Imunicare ditargetkan akan hadir di sejumlah rumah sakit serta klinik embarkasi yang melayani jamaah haji dan umrah. Layanan Imunicare saat ini sebagian sudah hadir bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk melayani pemberian vaksin meningitis dan jenis vaksin lainnya untuk masyarakat yang hendak bepergian keluar negeri.

    Bio Farma sengaja membuka layanan vaksin terpadu untuk mendekatkan layanan vaksin pada masyarakat lewat klinik vaksin terpadu.  Bio Farma berencana memasuki pasar ritel dengan layanan ini untuk memperluas bisnisnya tidak lagi hanya bergerak di riset dan pengembangan, produksi dan distribusi vaksin, tapi menyasar layanan vaksin. Saat ini bisnis Bio Farma mencakup penjualan vaksin dalam negeri dan swasta, hingga ekspor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.