Pemilu Aman, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan pada Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat pada pekan ini setelah pemilihan umum yang digelar pada Rabu 17 April 2019. Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan penguatan tersebut karena pelaksanaan pemilu yang berlangsung aman dan damai.

    Baca: Jokowi Unggul Versi Quick Count, IHSG Bakal Tembus 6.900

    "Selain itu juga karena stabilitas fundamental makroekonomi domestik dan juga stabilitas nilai tukar rupiah," kata Nafan ketika dihubungi Tempo, Senin 22 April 2019.

    Data perdagangan Bursa Efek Indonesia pasca Pemilu pada Kamis 18 April 2019 menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat. Tercatat, IHSG mengalami peningkatan sebesar 1,58 persen ke level 6.507 dari 6.405 dibandingkan penutupan pekan lalu. Investor asing pun mencatatkan beli bersih sebesar Rp 1,426 triliun.

    Nafan mengatakan, sentimen positif juga datang dari sisi eksternal mengenai sinyalemen dovish terhadap suku bunga acua The Fed. Selain itu, penguatan juga didukung oleh proses negosiasi dagang antara AS-Tiongkok yang masih berjalan dengan baik.

    Karena itu, Nafan memprediksi IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan. Indeks acuan diperkirakan bergerak dalam rentang 6.394 hingga 6.693 pada perdagangan pekan ini. "Prediksi penguatan tersebut terlihat dari analisa teknikal yang memperlihatkan adanya pola upward bar pada grafik pergerakan IHSG pekan ini."

    Rilis Bank DBS Research Group juga menyebutkan bahwa peringkat IHSG tahun ini bakal bertambah menjadi 6.900 dari 6.500 dengan berdasarkan atas perkiraan keuntungan 16 kali dalam 12 bulan ke depan. Beberapa sektor yang bakal mendapat keuntungan setelah pemilu mencakup sektor infrastruktur seperti konstruksi dan seman.

    Baca: Pemilu Damai Jadi Pemicu Derasnya Aliran Dana Asing

    Riset yang dilakukan oleh Equity Strategist Joanne Goh dan FX Strategist Phillip Wee itu juga menyebut bahwa pemerintahan setelah pemilu bakal berkorelasi positif terhadap sektor properti industri karena dorongan pada manufaktur dan investasi. "Perusahaan pelat merah di sektor energi dan perbankan juga akan mendapat manfaat dari reformasi yang sedang berlangsung di sektor itu," tulis hasil riset itu.

    Simak berita terkait IHSG lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.