Usai Pemilu, Omzet Pedagang Karangan Bunga Naik 10 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki melewati karangan bunga yang berjejer di depan gedung KPU, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pejalan kaki melewati karangan bunga yang berjejer di depan gedung KPU, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Berbagai karangan bunga terpajang di gerbang depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Sabtu, 20 April 2019. Karangan bunga tersebut berisi dukungan terhadap kinerja KPU.

    Menurut keterangan petugas keamanan KPU, karangan bunga tersebut mulai berdatangan sejak Sabtu pagi, 20 April 2019. Masyarakat langsung memasang karang bunga tersebut tepat di gerbang depan Kantor KPU. “Kemarin malam juga udah ada satu. Terus pagi mulai datang lagi,” ujar salah satu petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya kepada Tempo pada Sabtu, 20 April 2019.

    Isi karangan bunga tersebut bermacam-macam. Mulai pemberian ucapan selamat dan memberi semangat kepada KPU secara formal, hingga ucapan-ucapan nyeleneh seperti “Kakak KPU Aku Padamu”, dan “Kami Bersama KPU dari komunitas masyarakat waras yang muak main presiden-presidenanan”.

    Baca juga: Jokowi Makan Nasi Padang di Grand Indonesia

    KPU saat ini masih melakukan penghitungan suara Pemilu 2019.  Ketua KPU Arief Budiman menyebutkan, proses rekapitulasi saat ini sudah memasuki tahap penghitungan di tingkat kecamatan.

    “Kami masih melakukan penghitungan suara di tingkat kecamatan. Hingga nanti proses rekapitulasi tingkat nasional akan dilakukan paling lambat tanggal 22 Mei 2019,” kata Ketua KPU.

    CAESAR AKBAR | IQBAL TAWAKAL LAZUARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?