Pemilu 2019, Traffic Data Telkomsel Naik 16,3 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengakses Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) Pemilu 2019 menggunakan gadget android di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, 19 April 2019. KPU RI menggunakan aplikasi SITUNG Pemilu 2019 yang bisa langsung diakses masyarakat, parpol, caleg maupun paslon presiden/wakil presiden yang berkontestasi di Pemilu 2019. ANTARA/Destyan Sujarwoko

    Warga mengakses Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) Pemilu 2019 menggunakan gadget android di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, 19 April 2019. KPU RI menggunakan aplikasi SITUNG Pemilu 2019 yang bisa langsung diakses masyarakat, parpol, caleg maupun paslon presiden/wakil presiden yang berkontestasi di Pemilu 2019. ANTARA/Destyan Sujarwoko

    TEMPO.CO, Balikpapan - Hari pencoblosan Pemilu 2019 pada 17 April lalu turut berdampak pada operator jaringan telekomunikasi seluler. Pada hari itu, PT Telkomsel mencatat lonjakan peningkatan layanan data atau payload penggunanya mencapai 18,5 Petabyte atau 16,3 persen dibandingkan hari biasa.

    Baca: Sehari Setelah Pemilu, Jokowi Rapat Bahas Investasi Arab Saudi

    “Ada peningkatan signifikan selama berlangsungnya pencoblosan pemilu,” kata GM External Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin, di Balikpapan, Jumat 19 April 2019. 

    Denny mengatakan, peningkatan traffic layanan data tertinggi terjadi di Sumatera Barat dan Riau (28 persen). Selanjutnya, wilayah Sulawesi dan Jawa Barat dimana masing masing peningkatannya 19,5 persen dan 18,3 persen. Sebaliknya, traffik layanan suara maupun pesan singkat mengalami penurunan masing masing 10 persen (1,1 miliar menit) dan 7,8 persen (482 juta SMS).

    Denny menyatakan, Telkomsel berkomitmen mensukseskan perhelatan agenda nasional, khususnya di sektor penyediaan layanan komunikasi. Apalagi, pelaksanaan Pemilu 2019 telah menjadi perhatian penting seperti halnya momentum hari raya lainnya. “Sebagai operator flagship Indonesia, Telkomsel selalu menjadi bagian dari kesuksesan berbagai perhelatan maupun momen nasional,” ujar dia.

    Telkomsel memastikan infrastruktur jaringan mampu berjalan maksimal selama tahapan masa tenang, pencoblosan suara hingga pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Saat ini, kecenderungan pelanggan mulai beralih mempergunakan sarana layanan data dibandingkan suara dan pesan singkat. “Kami juga sudah memprediksi perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan, di mana layanan data masih mendominasi dibanding layanan suara dan SMS,” ungkap Denny.  

    Untuk mengantisipasi lonjakan data, Telkomsel memperkuat seluruh elemen jaringan di seluruh Indonesia. Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan di 1.400 titik seluruh Indonesia. "Terutama di KPU Pusat, KPU Daerah, TPS, Bawaslu, Kantor Kepolisian dan Militer di seluruh Indonesia,” Denny mengungkapkan. 

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.