Kuartal I, Garuda Bukukan Laba Bersih USD 19,7 Juta

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 737 Max 8 yang terparkir di Garuda Maintenance Facility AeroAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, 13 Maret 2019. Garuda memesan 50 unit Boeing 737 Max 8 hingga 2024.  REUTERS/Willy Kurniawan

    Pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 737 Max 8 yang terparkir di Garuda Maintenance Facility AeroAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, 13 Maret 2019. Garuda memesan 50 unit Boeing 737 Max 8 hingga 2024. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Garuda Indonesia Group mencatatkan kinerja positif berkelanjutan selama kuartal I 2019. Direktur Keuangan Garuda Indonesia Fuad Rizal mengatakan, pada periode itu Garuda Indonesia membukukan laba bersih sebesar US$ 19,7 juta.

    Baca juga: Menhub: Baru Dua Grup Maskapai yang Turunkan Harga Tiket Pesawat

    Angka itu, kata Fuad, tumbuh signifikan dibandingkan kerugian US$ 64,3 juta yang dialami perseroan pada kuartal I 2018. "Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha perseroan yang tumbuh sebesar 11,9 persen menjadi US$ 1,09 miliar," kata Fuad dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 April 2019.

    Fuad mengatakan kinerja positif tersebut turut ditunjang oleh lini pendapatan layanan penerbangan berjadwal sebesar US$ 924,9 juta, yang tumbuh sebesar 11,6 persen dibandingkan periode yang sama di kuartal I 2018. Selain itu, kata dia, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan pada kinerja ancillary revenue dan pendapatan anak usaha lainnya sebesar 27,5 persen dengan pendapatan mencapai US$ 171,8 juta. 

    Menurut Fuad, catatan kinerja positif yang berhasil dicapai BUMN ini di Kuartal I 2019, tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh lini usaha Garuda Indonesia Group dalam menciptakan sinergi dan terus melakukan perbaikan business process, namun tetap mengutamakan keamanan.

    “Selain itu, peningkatan kinerja perseroan turut didukung oleh program efisiensi dan efektiveness yang berkelanjutan, optimalisasi aspek cost structure, capacity adjustment pada produksi sesuai demand sehingga konsumsi fuel menjadi lebih terukur dan beban fuel expense juga dapat ditekan," kata dia.

    Fuad mengatakan Garuda Indonesia Group juga melakukan upaya renegosiasi biaya leasing armada secara berkelanjutan yang berhasil menekan biaya leasing pesawat hingga 30 persen atau setara US$ 60 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers: EndGame dan Ribuan Jagoan yang Diciptakan oleh Marvel

    Komik marvel edisi perdana terjual 800 ribu kopi di AS. Sejak itu, Marvel membuat berbagai jagoan. Hingga Avengers: Endgame dirilis, ada 2.562 tokoh.