Jokowi Unggul Versi Quick Count, Saham BUMN Karya Melesat

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo  didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (kiri) dan Dirut PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi melakukan seremoni penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. Perdagangan IHSG 2018 resmi ditutup dengan menguat sebesar 0,06 persen atau 3,86 poin ke level 6.194,50. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (kiri) dan Dirut PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi melakukan seremoni penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. Perdagangan IHSG 2018 resmi ditutup dengan menguat sebesar 0,06 persen atau 3,86 poin ke level 6.194,50. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham - saham emiten BUMN konstruksi dan infrastruktur atau karya dibuka menguat pada sesi perdagangan, Kamis, 18 April 2019.

    Baca juga: Usai Debat Pilpres Pamungkas, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat

    Harga saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. langsung dibuka menguat 55 poin dari level Rp1.770 ke Rp1.825 pada pembukaan perdagangan, Kamis, 18 April 2019. Saham emiten berkode ADHI itu diperdagangkan dengan price earning ratio (PER) 10,08 kali.

    Selanjutnya saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. juga menguat 70 poin dari Rp2.330 ke Rp.2400. Kontraktor pelat merah bekode saham WIKA itu tercatat diperdagangkan dengan PER 12,44 kali.

    Sementara itu, pergerakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menguat 60 poin pada sesi pembukaan perdagangan ke level Rp2.170. Bahkan, saham emiten bersandi WSKT itu masih diperdagangkan dengan valuasi 7,47 kali.

    Tidak ketinggalan, saham kontraktor pelat merah lainnya, PT PP (Persero) Tbk. juga menguat 60 poin ke level Rp 2.450. Saham perseroan tercatat diperdagangkan di kisaran PER 10,33 kali.

    Di sisi lain, perseroan jalan tol milik negara, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. juga melesat 200 poin ke level Rp6.300 pada pembukaan perdagangan, Kamis, 18 April 2019.Emiten bersandi JSMR itu diperdagangkan dengan PER 20,38 kali.

    Berdasarkan kinerja keuangan 2018 emiten konstruksi badan usaha milik negara (BUMN), Wijaya Karya dan Adhi Karya membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit secara tahunan pada 2018. Sementara itu, Waskita Karya dan PP merealiasikan pertumbuhan laba bersih satu digit tahun lalu.

    Adapun, JSMR juga merealisasikan pertumbuhan laba bersih tipis pada 2018. Tercatat, laba bersih perseroan naik 0,11 secara tahunan pada 2018.

    Kendati demikian, sejumlah analis masih merekomendasikan saham - saham emiten BUMN karya. Hal itu sejalan dengan prospek pembangunan infrastruktur ke depan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.