Aprindo Yakin Diskon Anti Golput Bakal Dongkrak Penjualan Ritel

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah murid SD Islam Al-Azhar II Pasar Minggu menunjukkan jari mereka yang telah dicelup tinta seusai melakukan simulasi pemungutan suara di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019. Simulasi ini diselenggarakan untuk mengenalkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 kepada murid-murid di Sekolah Dasar. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Sejumlah murid SD Islam Al-Azhar II Pasar Minggu menunjukkan jari mereka yang telah dicelup tinta seusai melakukan simulasi pemungutan suara di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019. Simulasi ini diselenggarakan untuk mengenalkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 kepada murid-murid di Sekolah Dasar. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau Aprindo Tutum Rahanta mengatakan bahwa gelaran acara diskon bagi pemilih di KlingKing Fun bakal bisa dongkrak penjualan. Bahkan, ia yakin penjualan ritel bisa naik hingga 30 persen dengan diskon dalam rangka pemilu ini.

    Baca juga: Dana Rayakan Pemilu 2019 dengan Diskon di 8 Merchant

    "Kenaikan 20-30 persen untuk KlingKing Fun. Minimum 20 kenaikannya itu, perkiraan saya," kata Tutum ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin 15 April 2019.

    Menyambut gelaran pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan umum (Pemilu) Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama pengusaha bakal mengelar KlingKing Fun Pesta Diskon Anti Golput. Acara ini berupa pemberian diskon kepada pembeli yang terbukti menggunakan hak pilihnya.

    Sebanyak 250 brand dari jaringan ritel berbagai perusahaan bakal mengikuti acara ini. Dengan penawaran diskon hingga 50 persen, acara ini bakal dilakukan selama satu hari saat dilaksanakannya pemilihan pada 17 April 2019.

    Selain itu, Tutum mengatakan tahun ini ritel diprediksi masih akan bisa tumbuh sebesar 10 persen sepanjang tahun. Adapun, kinerja ritel pada triwulan pertama 2019, belum mencapai 10 persen.

    "Tetap kami tumbuh, tapi kuartal pertama masih kecil, di bawah 10 persen. Perkiraan saya hanya sekitar 7 persen," kata Tutum.

    Tutum menjelaskan, pertumbuhan ritel tahun ini tetap akan didorong oleh konsumsi masyarakat terutama di saat lebaran. Adapun, kondisi adanya pemilu justru tak banyak mendorong pertumbuhan ritel.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.