BPS: Indeks Pembangunan Manusia Meningkat Jadi 71,39 pada 2018

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto saat menandatangani nota kesepahaman terkait data statistik pangan dengan Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti di kantor Perum Bulog, Jakarta, 20 Maret 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto saat menandatangani nota kesepahaman terkait data statistik pangan dengan Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti di kantor Perum Bulog, Jakarta, 20 Maret 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2018 mencapai 71,39. Posisi ini meningkat sebesar 0,58 poin atau setara 0,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya di level 70,81.

    Baca juga: Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Naik ke Kategori Tinggi

    Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan peningkatan IPM ini menggembirakan. "Sejak 2010 capaian IPM memang terlihat bagus," kata Suhariyanto saat mengelar konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin 15 April 2019.

    Kendati demikian, angka tersebut masih sedikit lebih rendah dibandingkan target IPM pemerintah yang tertuang di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN. Pemerintah mematok IPM pada 2018 sebesar 71,50.

    Suhariyanto mengatakan meski realisasi tidak sesuai target, angkanya cenderung tipis. Karena itu, pergerakan IPM yang menggambarkan capaian pembangunan manusia sudah berada dalam tren yang baik.

    "Meski capaian ada di bawah targetnya tipis, tapi saya melihat tren sudah betul," kata Suhariyanto.

    Menurut BPS, dari sisi kelahiran bayi sepanjang 2018 memiliki harapan hidup hingga usia 71,2 tahun. Angka ini tercatat lebih lama sebesar 0,14 tahun jika dibandingkan bayi yang lahir di tahun sebelumnya.

    Adapun angka harapan lama sekolah 2018 tumbuh menjadi 12,91. Angka ini tercatat tumbuh sebesar 0,47 persen dibandingkan pada 2017 yang baru mencapai 12,85. Sedangkan angka rata-rata lama sekolah tercatat tumbuh sebesar 0,86 persen menjadi 8,17 pada 2018.

    Sementara itu, sepanjang 2018, masyarakat Indonesia memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebesar Rp 11,06 juta per tahun. Jumlah ini meningkat sebesar Rp 395 jika dibandingkan pada 2017.

    Baca berita Manusia lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.