Persiapan Jasa Marga Agar Mudik Lebaran 2019 Lancar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pendaftaran mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di gedung Kemenhub, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019. Untuk mudik Lebaran 2019 mendatang, Kemenhub menyiapkan 1.200 unit bus. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Suasana pendaftaran mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di gedung Kemenhub, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019. Untuk mudik Lebaran 2019 mendatang, Kemenhub menyiapkan 1.200 unit bus. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Operator jalan tol terbesar di Indonesia, PT Jasa Marga Tbk melakukan sejumlah persiapan menjelang musim mudik Lebaran 2019. Perseroan memproyeksi, arus lalu lintas selama mudik bakal berjalan lancar.

    Baca juga: 2 Instruksi Jokowi untuk Menhub Soal Mudik Lebaran 2019

    Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan musim mudik lebaran tahun ini akan terasa istimewa karena untuk pertama kalinya pemudik bisa menggunakan jalan tol dari Merak hingga Probolinggo. "Berdasarkan studi dari Litbang Kemenhub, Trans Jawa akan menjadi favorit dan itu sesuai juga dengan prediksi kami," ujarnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 15 April 2019.

    Desi memastikan, jalan tol layang Jakarta - Cikampek tidak akan digunakan selama mudik lebaran nanti. Jasa Marga akan mengoptimalkan lajur di ruas eksisting untuk mengakomodasi pergerakan kendaraan saat mudik Lebaran.

    Jasa Marga juga melakukan kaji ulang terhadap tren lalu lintas di jalan tol guna menyesuaikan kapasitas gardu. Dia menjamin, penyesuaian kapasitas gardu tidak akan menimbulkan antrean panjang.

    Secara khusus, Jasa Marga juga akan memindahkan gerbang tol (GT) Cikarang Utama 1 dari KM 29 ke KM 70 jalan tol Jakarta-Cikampek (GT Cikampek Utama) untuk melayani lalu lintas dari dan menuju arah Jawa Tengah. Pemindahan GT juga dilakukan pada GT Kalihurip Utama dinryas Cipularang untuk melayani lalu lintas dari dan menuju arah Bandung.

    Pemindahan GT dilakukan untuk mengurai kepadatan yang terjadi di GT Cikarang Utama yang kerap seperti tahun-tahun sebelumnya. Dessi menuturkan, pemidanaan GT Cikarang Utama juga dilakukan seiring perubahan tren komuter.

    "Dulu, paling jauh komuter ke Cikarang. Sekarang sudah sampai Karawang. Ini akan jauh lebih ringan karena di Cikampek [arus lalu lintas] pecah, ada yang ke Timur dan Selatan," katanya.

    Baca berita Lebaran 2019 lainnya di Tempo.co

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Depresi Atas Gagal Nyaleg

    Dalam pemilu 2019, menang atau kalah adalah hal yang lumrah. Tetapi, banyak caleg yang sekarang mengalami depresi karena kegagalannya.