Traveloka Beri Diskon Tarif Kamar saat Long Weekend Usai Pilpres

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Memesan tiket sebelum melakukan perjalanan.

    Memesan tiket sebelum melakukan perjalanan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Situs online travel agent Traveloka menggelar sejumlah promo untuk memeriahkan agenda besar pemilu dalam pekan ini. Selain pemilu pada hari Rabu mendatang, ada juga momentum libur panjang karena pada akhir pekan ini, atau pada Jumat tanggal 19 April 2019 turut tercatat sebagai hari libur nasional memperingati wafatnya Isa Almasih. 

    Baca: BEI Ajak Traveloka Masuk Pasar Modal

    Traveloka tak hanya memberikan diskon tarif kamar tapi juga memberi pelayanan khusus di beberapa hotel yang ikut berpartisipasi dalam promo ini. Pelayanan tambahan istimewa yang akan Anda terima adalah dapat berupa welcome drinks hingga voucher gratis makan siang atau makan malam dari hotel yang berpartisipasi dalam promo ini.

    Apabila tertarik ingin menikmati special treatment ini, Traveloka berpesan agar para pelancong tetap menggunakan hak pilihnya pada pemilu nanti. Selepas ikut serta dalam pemilu, pelancong bisa menuju hotel yang telah dipesan

    Untuk dapat menikmati promo diskon ini, pelancong perlu melakukan pemesanan kamar hotel di Traveloka App selama periode promo yang berlangsung dari tanggal 15 – 21 April 2019. Pelancong boleh tentukan sendiri ingin menginap di mana dan kapan.

    Baca: Traveloka Tanggapi Langkah Suspensi Penjualan Tiket AirAsia

    Setelah pemilu, masyarakat masih dapat menikmati liburan akhir pekan yang panjang hanya dengan mengambil cuti satu hari di tanggal 18 April. Sebab, hari Jumat tanggal 19 April 2019 turut tercatat sebagai hari libur nasional memperingati wafatnya Isa Almasih. Dengan demikian, pelancong dapat memiliki total waktu libur long weekend sebanyak lima hari di bulan April tahun ini.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.