Erwin Aksa Harap Prabowo Punya Solusi untuk Perekonomian

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bos Bosowa Crop Erwin Aksa dak Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Suryani Sidik Motin menyampaikan Deklarasi dan Rekomendasi untuk Pasangan 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Kamis 21 Maret 2019. Tempo/Budiarti Utami Putri

    Bos Bosowa Crop Erwin Aksa dak Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Suryani Sidik Motin menyampaikan Deklarasi dan Rekomendasi untuk Pasangan 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Kamis 21 Maret 2019. Tempo/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Erwin Aksa berharap pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dapat memberikan solusi buat perekonomian menjadi lebih baik dan investasi meningkat. Erwin merupakan pengusaha yang sudah menyatakan dukungan kepada paslon 02 itu.

    "Saya kira gagasan prabowo Sandi bisa diterima masyarakat. Bisa dieksekusi apabila terpilih," kata Erwin sebelum debat Pilpres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019.

    Dia mengatakan pengusaha butuh investasi lebih besar buat menggenjot pertumbuhan ekonomi. Sebenarnya, kata dia, jangan menyalahkan kondisi global.

    Erwin melihat negara tetangga seperti Vietnam bisa tumbuh 6 sampai 6,5 persen. Mereka mengandalkan investasi dalam dan luar negeri. "Kita selama 4,5 tahun ini kehilangan momentum investasi. Yang harusnya kita dapatkan dari Korea, Jepang, Amerika. Bukan sama negara kita saja," ujar dia.

    Nantinya, jika Prabowo jadi Presiden, Erwin berjanji akan mengajak sektor swasta untuk lebih banyak terlibat untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur. Khususnya, infrastruktur yang terkait dengan properti dan real estate harus digenjot."Kalau properti digenjot bisa berkontribusi 1 persen dari pertumbuhan ekonomi," kata dia.

    Erwin juga mengatakan sektor manufaktur juga harus dibangun, kemudian investasi di sektor properti harus diperbesar. Menurut dia, dengan membangun industri berdampak pada pertumbuhan ekonomi lebih baik.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.