Shopee Siapkan Program Ekspor untuk Produk UKM

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gandeng Shopee, Mandiri Jualan e-money di Platform Digital (Foto: Doc. Bank Mandiri)

    Gandeng Shopee, Mandiri Jualan e-money di Platform Digital (Foto: Doc. Bank Mandiri)

    TEMPO.CO, Jakarta - Country Brand manger Shopee Indonesia, Rezki Yanuar mengatakan, saat ini marketplace berlogo oranye itu sedang mempersiapkan program untuk memperkuat Usaha Kecil Menengah (UKM) yakni untuk bisa mengekspor barangnya ke luar negeri. Program ini sekaligus menjawan tantangan pemerintah tentang meningkatkan ekspor produk lokal dan UMKM di marketplace

    BACA: Syahrini Jadi Brand Ambassador, Muncul Gerakan Uninstall Shopee

    "Kami menargetkan Desember tahun ini bisa ekspor 5.000 macam produk asli buatan Indonesia," kata Rezki Yanuar seusai Media Gathering Shopee di Agro Plaza, Jakarta, Jumat 12 April. Program ini bertujuan untuk memperkuat para UKM dan memastikan bahwa produk yang diekspor harus asli Indonesia dan benar-benar buatan dalam negeri. 

    Rezki menjelaskan, ada ada dua macam UKM yang akan dilibatkan dalam program ekspor ini. Kategori pertama adalah UKM binaan pemerintah, dan yang kedua adalah binaan Shopee sendiri yang diberi nama Kampus Shopee. "Kami lagi bekerja sama dengan pemerintah untuk memperkuat UKM binaan," ujar dia.

    Rezki juga menjelaskan bagaimana alur program ini  akan berjalan nanti. Jadi, barang yang akan diekspor itu nantinya masuk ke Shopee Indonesia, lalu dijual di Shopee Singapura dan Malaysia. Nanti pada aplikasi Shopee Malaysia akan terlihat tulisan barang dikirim dari Indonesia. Mereka biasanya tertarik dengan produk pakaian," kata dia.

    Saat ini, Shopee sedang mempersiapkan penjual-penjual yang sesuai kriteria mereka. Sebab, produk yang diekspor ini nanti tidak boleh sembarangan dan harus mengerti kualitas. "Jumlahnya juga harus banyak dan penjual harus mengerti teknik pengiriman," kata Rezki.

    BACA: Shopee: Prilly Latuconsina Masih Jadi Brand Ambassador Kami

    Diakui, perlu waktu yang cukup lama dalam mempersiapkan program ekspor yang sebenarnya sudah diluncurkan pada Maret lalu. "Kami harus menyiapkan izin, bea cukai, sistem pembayaran, dan logistik. Semua harus semua sudah siap agar Desember bisa mulai," ujar Rezki

    Rezki menegaskan program ekspor produk UKM  ini akan menjadi yang pertama. Shopee Indonesia pun akan terhubung dengan  dengan Shopee se-Asia Tenggara.

    EKO WAHYUDI (MAGANG)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.