Sandiaga Jual Saham Lagi, Analis: Gerak Saham SRTG Acak

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa para milenial ketika menjadi pembicara pada acara Jakarta Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KAHMIPreneur tersebut merupakan program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa para milenial ketika menjadi pembicara pada acara Jakarta Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KAHMIPreneur tersebut merupakan program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga S. Uno tercatat telah melepas 19 juta unit saham miliknya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Dari total penjualan, lima hari menjelang Pilpres, Sandiaga telah meraup dana segar senilai Rp 71,72 miliar dari hasil penjualan sahamnya di Saratoga.

    Baca: Saham Saratoga Milik Sandiaga Uno Anjlok 2,37 Persen

    Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan gerak saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. terlihat tak bisa diprediksi. Menurut dia, gerak saham secara teknikal emiten dengan kode SRTG ini terlihat random atau acak.

    "Saya melihatnya sulit untuk mengukur karena pergerakannya cenderung random. Biasanya pergerakan ini terjadi karena sahamnya belum punya likuditas yang baik," kata Nafan ketika dihubungi Tempo, Jumat 12 April 2019.

    Menurut Nafan, saham SRTG kemungkinan hanya akan bergerak dalam rentang 3.650 sampai 3.940. Sebabnya, pergerakan saham SRTG seringkali lebih banyak bertahan di level tengah 3.700.

    Adapun berdasarkan RTI, saham SRTG tercatat menguat tipis 0,53 persen ke level 3.770 pada sesi perdagangan kedua, Jumat 12 April 2019 pukul 15.00 WIB. Sepanjang perdagangan saham SRTG terlihat cenderung mendekati batas tengah atau hampir sama nilainya dengan harga ketika dibuka pada awal perdagangan di level 3.750.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.