PT Pindad Jajaki Ekspor 120 Unit Tank Harimau ke Asia Selatan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produk militer Medium Tank Harimau buatan PT Pindad melakukan demonstrasi langsung saat dipamerkan dalam acara Indo Defence 2018 Expo & Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Produk militer Medium Tank Harimau buatan PT Pindad melakukan demonstrasi langsung saat dipamerkan dalam acara Indo Defence 2018 Expo & Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaPT Pindad tengah menjajaki ekspor Tank Harimau di beberapa negara di dua kawasan Asia yaitu negara-negara di ASEAN dan di Asia Selatan.

    Baca: PT Pindad Targetkan Laba Bersih Rp 145 Miliar Tahun Ini

    "Kita sedang ikut tender, di salah satu negara ASEAN dan di negara Asia Selatan. Di ASEAN 44 unit, kalau yang di Asia Selatan 120 unit," kata Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad, Widjajanto di Komplek Pindad, Bandung, Jumat, usai acara penandatanganan kontrak alutsista, Jumat, 12 April 2019.

    Namun Widjajanto enggan menyebutkan lebih spesifik nama negara tujuan ekspor tank tersebut. "Jangan nyebut nama negara, ya. Nanti saya disemprit," ucapnya.

    Tank Harimau merupakan hasil kerja sama PT Pindad dengan Turki. Tank tersebut dikembangkan masing-masing oleh dua negara tersebut. Untuk pemasarannya, telah disepakati bahwa Indonesia akan menjual tank ke negara-negara di Asia, sementara Turki memasarkan tank ke negara-negara di Eropa.

    Widjajanto mengatakan, saat ini pembuatan tank tersebut telah memiliki kadar kandungan lokal untuk bahan material sekitar 60-70 persen. Untuk baja, masih dilakukan impor, mengingat belum ada yang mengembangkan di Indonesia.

    Baca: Hebat, PBB Pakai 350 Panser Anoa Buatan Pindad

    Tank Harimau merupakan kendaraan tempur tank medium modern. Dikembangkan bersama antara PT Pindad dengan FNSS Turki. Tank tersebut bila di Indonesia dinamai Harimau, di Turki dinamai Kaplan MT.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?