Sandiaga Uno Janji Turunkan Tarif Listrik 20 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa para milenial ketika menjadi pembicara pada acara Jakarta Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. ANTARA/Galih Pradipta

    Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa para milenial ketika menjadi pembicara pada acara Jakarta Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno berjanji di hadapan emak-emak Sukabumi, Jawa Barat akan menurunkan tarif listrik hingga 20 persen agar sisa uang untuk pembayaran listrik bisa digunakan untuk kepentingan keluarga dan dompet terisi uang.

    Baca juga: Pilih Jokowi, Yusuf Mansur Ungkap Alasannya ke Sandiaga Uno

    "Jika ingin tarif listrik pilih Prabowo Sandi, Insya Allah listrik secara bertahap lima tahun ke depan kita turunkan harganya. Paling tidak 20 persen, sementara uangnya kita kembalikan kemana ke kantong emak-emak biar terisi penuh uang," katanya saat kampanye akbar di Sukabumi, Kamis, 11 April 2019.

    Bahkan, ia pun sempat menyindir soal kartu yang katanya emak-emak ingin banyak kartu atau banyak duit. Dalam kesempatan itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga menerima sumbangan uang uang dari pendukungnya saat akan orasi kampanye di Jalan Lingkar Selatan, Cibeureum, Kota Sukabumi.

    Beberapa uang kertas mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000 memenuhi plastik bening yang merupakan sumbangan dari simpatisan dan relawannya yang sudah memadati lokasi kampanye sejak pukul 09.00 WIB.

    Ia pun menyebutkan uang sumbangan dari simpatisan dan relawannya tersebut sudah terkumpul cukup banyak bahkan nilainya diperkirakan mencapai miliar. Hasil sumbangan itu tentunya akan dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memenuhi peraturan.

    Rencananya uang tersebut akan digunakan untuk relawannya yang menjaga tempat pemungutan suara (TPS), sementara emak-emak untuk dibuat dapur umum. "Uang ini kita gunakan untuk perjuangan setuju ya bu," kata Sandiaga melalui pengeras suara.

    Uang yang terkumpul dalam kantong bertuliskan "Infak Perjuangan Prabowo-Sandi" dari warga Sukabumi diserahkan panitia Ahmad Heryawan (mantan Gubernur Jabar) kepada Sandi. Usai melakukan kampanye terbuka di Jalur Lingkar Selatan, Sandiaga Uno pun melanjutkan kampanyenya ke Pondok Pesantren An Nidzom yang berada di Jalan Salabintana, Kecamatan Sukabumi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.