Alfamart Laporkan Hoaks Donasi Sembako untuk Capres Tertentu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diminta Buka Dana Donasi, Alfamart Menggugat

    Diminta Buka Dana Donasi, Alfamart Menggugat

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, perusahaan waralaba Alfamart, melaporkan konten hoaks soal program donasiku sembako gratis untuk mendukung pasangan calon presiden atau capres tertentu ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

    Baca juga: Soal Donasi Konsumen untuk Capres Tertentu, Alfamart: Itu Hoaks

    Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan konten hoaks tersebut dilaporkan melalui surat elektronik Kominfo,  aduankonten@mail.kominfo.go.id, dan telah ditindaklanjuti. “Kami mohon masyarakat tidak ikut menyebarluaskan,” kata Solihin melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 11 April 2019. 

    Solihin membantah adanya program donasiku sembako gratis untuk mendukung pasangan capres.

    Pernyataan managemen pengelola jaringan minimarket ini menyikapi beredarnya foto struk belanja Alfamart di sosial media dan WhatsApp yang mengaitkan program donasiku sembako gratis untuk mendukung pasangan calon capres/cawapres tertentu.
    “Berita yang tersebar di sosial media tersebut saya jamin tidak benar,” kata Solihin.

    Solihin mengatakan masalah ini berawal dari konsumen bernama Rahmi yang berbelanja di Alfamart pada 27 Maret 2019. Saat transaksi terjadi kesalahan dalam memasukkan nilai donasi yang telah disetujui seharusnya Rp 100 menjadi Rp 10.000. "Saat kasir mengetahui terjadi kesalahan, lalu mengkonfirmasi kepada konsumen dan menggantinya dengan uang tunai. Konsumen menerima penjelasan dan tidak mempermasalahkan lagi."

    Alfamart, kata Solihin, memiliki SOP yang wajib dijalankan oleh setiap kru toko dalam kaitannya donasi konsumen. Dia menegaskan, tidak ada sistem potong langsung, kasir wajib menawarkan dahulu kepada konsumen apakah bersedia untuk berdonasi? Jika tidak, uang akan dikembalikan. "Kasir hanya menawarkan konsumen untuk berdonasi atas uang kembalian di bawah Rp 500," katanya.

    Menurut Solihin, program donasi yang dijalankan Alfamart selalu bekerja sama dengan yayasan-yayasan yang kredibel, akuntabel, dan transparan serta memiliki izin resmi dari pemerintah.

    Program sembako gratis merupakan program dari yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI) periode 1 Januari hingga 31 Maret 2019. Kerja sama Alfamart dengan BMCI berlangsung sejak tahun 2015, menyalurkan sembako gratis pada masyarakat pra sejahtera.

    Solihin menambahkan, hasil donasi yang didapat dari konsumen, langsung diserahkan kepada pihak yayasan. “Sebagai bentuk transparansi, laporan donasi juga diaudit oleh Kantor Akuntan Publik,” ujarnya.

    Baca berita capres lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).