BEI Ajak Traveloka Masuk Pasar Modal

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara konferensi pers BRI Online Travel Fair bekerja sama dengan Traveloka, 13 Maret 2019

    Acara konferensi pers BRI Online Travel Fair bekerja sama dengan Traveloka, 13 Maret 2019

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Traveloka untuk mengajak unicorn tersebut masuk ke pasar modal. Hal ini disampaikan oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, yang mengatakan telah bertemu dengan Traveloka dan membicarakan rencana perusahaan rintisan itu untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO).

    Baca juga: Setelah Dibuka Menguat, IHSG Turun ke Level 6.487,09

    “Kemarin saya sempat diskusi dengan salah satu unicorn [Traveloka]. Intinya mereka tertarik utk go public di pasar modal,” kata Nyoman di Jakarta, Rabu 10 April 2019. 

    Nyoman mengatakan, Traveloka belum dapat menentukan sikap saat diajak untuk melantai di bursa. Traveloka belum dapat memutuskan untuk ikut IPO karena masih mempertimbangkan beberapa hal, salah satunya mengenai perpajakan.

    “Ada beberapa pertanyaan yang perlu kita diskusikan lagi, misalnya pajak. Itu juga kami sedang follow up juga dengan Badan Kebijakan Fiskal dan Ditjen Pajak,” tutur Nyoman.

    Sebelumnya, Kementerian Keuangan menyampaikan bakal melakukan evaluasi mengenai kebijakan perpajakan di pasar modal supaya lebih banyak perusahaan yang mendaftar di bursa.

    Berdasarkan UU No. 36/2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh), pemerintah dapat memberikan insentif pengurangan pajak penghasilan badan—sebesar 5 persen dari total pajak yang harus dibayar—kepada perusahaan tercatat dengan porsi saham yang disebarkan ke publik mencapai 40 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya menilai, kebijakan tersebut belum terlalu optimal dan perlu dievaluasi ulang.

    BISNIS 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.