HUT BUMN Dikritik, Rini: Sudah Kerja Keras, Boleh Senang-senang

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini M. Soemarno, beserta seluruh jajaran direksi perusahaan milik negara, serta siswa sekolah, UKM dan warga kampung mitra binaan BUMN menghadiri Festival LinkAja di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu pagi, 7 April 2019. (dok Kementerian BUMN)

    Menteri BUMN Rini M. Soemarno, beserta seluruh jajaran direksi perusahaan milik negara, serta siswa sekolah, UKM dan warga kampung mitra binaan BUMN menghadiri Festival LinkAja di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu pagi, 7 April 2019. (dok Kementerian BUMN)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membantah pernyataan eks Sekretaris BUMN Said Didu tentang HUT BUMN. Melalui akun twitternya, Said Didu menyebutkan bahwa acara HUT BUMN adalah bentuk kampanye terselubung. Said Didu juga mempertanyakan perayaan HUT BUMN secara besar-besaran.

    Baca: Said Didu Sebut Ada Kampanye Terselubung Jokowi di HUT BUMN

    Menurut Rini, peringatan HUT Kementerian BUMN ini harus dirasakan oleh seluruh perusahaan, apalagi BUMN berhasil mencetak keuntungan lebih dari Rp 200 triliun pada 2018, melebihi angka yang ditargetkan sebesar Rp180 triliun.

    Ada pun perayaan HUT BUMN di berbagai daerah dilakukan untuk menjalin sinergi BUMN di wilayah operasi tertentu, misalnya saat perayaan HUT bersamaan dengan peresmian jalan tol Sei Rampah-Tebingtinggi di Medan bersama Jasa Marga, Inalum, PTPN II dan PTPN III.

    "Keuntungan kita tadinya target akhir 2018 itu Rp 180 triliun, akhir 2018 sekarang setelah ada audit BPK di atas Rp 200 triliun. Jadi tentunya enggak 'fair' dong kita udah kerja keras jadi boleh seneng-seneng," kata Rini.

    Melalui akun twitter @saiddidu, Said Didu menulis "BUMN dan @KemenBUMN akan adakan acara besar2an pada :
    1) 7 April di Sidoarjo (ulang tahun bersama walau lahirnya beda2)
    2) 10 April berupa BUMN goes to Campus di slrh Indonesia (sesuai data bhw biasanya berisi kampanye teselubung).
    Silakan publik menilai apa yg terjadi di BUMN".

    Rini membantah jika perayaan HUT ke-21 Kementerian BUMN terdapat kampanye terselubung untuk mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

    "Enggak ada. Kita seperti gini, maaf ya, sorry ini enggak kampanye terselubung. Apa pun BUMN bisa mencapai sekarang tidak terlepas karena kepemimpinan Presiden Joko Widodo," kata Menteri Rini usai meresmikan Rumah Kreatif BUMN di Karawang, Jawa Barat, Selasa.

    Rini menjelaskan bahwa selama kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo mendorong agar seluruh BUMN di Tanah Air dapat menjalankan bisnis secara profesional, transparan dan lincah.

    Ia juga menepis tudingan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang menganggap belakangan ini acara peringatan HUT BUMN digelar secara meriah di beberapa daerah.

    "Kita merasa maaf ya, Pak Said Didu dulunya orang BUMN. Jadi saya enggak ngerti kenapa. Semua orang mengatakan kenapa acara BUMN meriah betul, ya memang kenapa? Karena kita menekankan betul sinergi BUMN," kata Rini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.