Kemenhub Prediksi Rp 10,3 Triliun Habis untuk Biaya Mudik Lebaran

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri ke kanan, Direktur Angkutan BPTJ Aca Mulyana, Sekretaris Badan Litbang Perhubungan Rosita Sinaga, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Zulmafendi, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan, Kasubdit Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Tri Puji Ananta, Sekretaris BPSDM Perhubungan Suharto dalam konferensi pers angkutan Lebaran 2019 di Kementerian Perhubungan, Kamis, 21 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Dari kiri ke kanan, Direktur Angkutan BPTJ Aca Mulyana, Sekretaris Badan Litbang Perhubungan Rosita Sinaga, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Zulmafendi, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan, Kasubdit Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Tri Puji Ananta, Sekretaris BPSDM Perhubungan Suharto dalam konferensi pers angkutan Lebaran 2019 di Kementerian Perhubungan, Kamis, 21 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Badan Penelitian Pengembangan merilis hasil survei mudik lebaran 2019 pada Selasa, 9 April 2019. Melalui survei tersebut, Balitbang Kemenhub memprediksi total biaya yang dihabiskan pemudik Jabodetabek selama Lebaran mencapai Rp 10,3 triliun.

    Baca juga: 29 Ribu Tiket Kereta Api Tambahan Lebaran Ludes Terjual

    "Dana terbanyak mengalir di Jawa Tengah," ujar Kepala Balitbang Kemenhub Sugihardjo dalam konferensi pers pada Selasa sore di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta. Menurut Sugihardjo, transaksi pemudik yang masuk ke Jawa Tengah mencapai Rp 3,8 triliun.

    Angka ini lebih besar ketimbang dana mudik lebaran yang keluar ke Jawa Barat sebesar Rp 2,05 triliun. Sementara itu, transaksi total terendah mengalir di Jawa Timur, yakni hanya Rp 1,3 triliun.

    Adapun pengeluaran rata-rata per pemudik, menurut survei, tak lebih dari Rp 2,5 juta. Sebanyak 20,9 persen pemudik Jabodetabek hanya menghabiskan uang Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta saat mudik. Sedangkan 20,1 persen lainnya mengucurkan dana sebanyak Rp 1,5 hingga Rp 2,5 juta.

    Sugihardjo menjelaskan, dana para pemudik rata-rata dibelanjakan untuk kebutuhan konsumsi selama perjalanan menuju tempat tujuan. Selain itu, separuhnya lagi dikeluarkan saat berada di kampung halaman.

    Survei yang melibatkan 7.762 orang responden rumah tangga ini juga mencatatkan perkiraan total biaya transportasi yang dikeluarkan pemudik. Menurut paparan Sugihardjo, total biaya perjalanan selama masa mudik mencapai Rp 6 triliun. "Rp 945 miliar mengalir untuk tujuan mudik ke Jawa Barat dan Rp 791 miliar ke Jawa Timur," ujarnya.

    Hasil survei menyatakan 14.901.468 penduduk Jabodetabek akan mudik selama Lebaran 2019. Angka ini setara dengan 44,1 persen dari total penduduk Jabodetabek yang berjumlah 33.759.549 orang. Rata-rata tujuan pemudik dari Jabodetabek ialah wilayah Jawa Tengah.

    Berdasarkan hasil sigi Kementerian Perhubungan, sebesar 37,68 persen atau 5.615.408 orang bakal mudik lebaran ke Jawa Tengah. Sedangkan pemudik ke Jawa Barat berjumlah 24,89 persen atau 3.709.049 orang dan pemudik dengan tujuan Jawa Timur hanya 11,14 persen atau 1.660.625 orang saat Lebaran 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.