2019, Triawan Munaf Yakin Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.200 T

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Global Intrepreneurship Network President Jonathans Ortmas ( tengah), memberi keterangan bersama Kepala Bekraf Triawan Munaf dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait Start Up Nations Summit 2018 di Surabaya, 16 November 2018. TEMPO/Kukuh S. Wibowo

    Global Intrepreneurship Network President Jonathans Ortmas ( tengah), memberi keterangan bersama Kepala Bekraf Triawan Munaf dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait Start Up Nations Summit 2018 di Surabaya, 16 November 2018. TEMPO/Kukuh S. Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf yakin kontribusi ekonomi kreatif bagi keseluruhan ekonomi Indonesia mencapai Rp 1.200 triliun tahun ini. Nilai tersebut meningkat dari capaian hingga 2018 yang tercatat mencapai Rp 1.105 triliun.

    Baca juga: Bekraf Sebut Ekspor Produk Ekonomi Kreatif Alami Penurunan

    "Tahun ini bisa mencapai 1200. dengan kita melaksanakan kegiatan-kegiatan," kata Triawan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin, 8 April 2019.

    Dia mengatakan Bekraf melakukan beragam upaya merealisasikan nilai tersebut. Upaya itu, kata Triawan, dilakukan semua dengan kedeputian membentuk ekosistem mempercepat perlindungan Hak Kekayaan Intelektual atau HKI serta menggelar berbagai pameran.

    Menurut Triawan, Bekraf juga terus meningkatkan infrastruktur-infrastruktur ekonomi kreatif. Selain itu, Bekraf meningkatkan hubungan dengan daerah, juga dan para akademisi.

    Triawan yakin dengan berbagai kegiatan Bekraf, target kontribusi ekonomi kreatif dapat tercapai. "Jadi gerakan-gerakan ini semua mempercepat kontribusi dari ekonomi kreatif pada keseluruhan ekonomi Indonesia," ujarnya.

    Triawan menyampaikan hal tersebut dalam penyerahan Sertiflkat HKI Kepada Pelaku Ekonomi Kreatif Secara Simbolis. Acara itu merupakan kerja sama antara Bekraf dan Kementerian Hukum dan HAM.

    Melalui kegiatan ini, kata dia, Bekraf dan Kemenkumham ingin menunjukkan kepada publik bahwa pemerintah sangat memperhatikan pelindungan dan pemanfaatan HKI sebagai salah satu aset terpenting bagi pelaku ekonomi kreatif, dalam upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif. Triawan mengatakan sebagai bukti kepemilikan, sertifikat HKI dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan komersialisasi HKI, termasuk mengakses skema pembiayaan berbasis HKI nantinya.

    Adapun sertifikat HKI yang diserahkan dalam kegiatan ini berjumlah 69 sertifikat merek dan satu sertifikat desain industri. Selain sertifikat HKI, pada kegiatan tersebut juga akan diserahkan akta pendirian badan hukum Perseroan Terbatas (PT) kepada 10 unit usaha ekonomi kreatif sebagai perwakilan dari 95 unit usaha ekonomi kreatif yang telah difasilitasi Bekraf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.