Dongkrak Wisatawan, NYIA Gandeng Pengelola Borobudur

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Borobudur (instagram @jokowi)

    Borobudur (instagram @jokowi)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) menggandeng PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko/TWC (Persero) untuk mendukung operasional New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo.  Kerja sama itu sekaligus untuk mengembangkan 10 destinasi pariwisata prioritas.

    Baca juga: Bandara Baru Yogyakarta Batal Diresmikan 7 April, Sebab...

    "Angkasa Pura I memiliki bandara NYIA dan di sisi lain TWC mempunyai konten wisata, sehingga kami melakukan sinergi membangun potensi bersama untuk menarik lebih banyak wisatawan," kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad 7 April 2019.

    Devy menjelaskan, pola kolaborasi ini meliputi pusat informasi pariwisata (tourism information centre) bersama, "joint promotion road trip dan joint merchandising". 
    Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo memiliki beberapa ‘branding spot’ potensial yang bisa dimanfaatkan oleh TWC untuk mempromosikan potensi wisatanya.

    Direktur Utama TWC, Edy Setijono, menjelaskan bahwa Joglosemar merupakan pintu masuk bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.
    Joglosemar, kata Edy, juga merupakan destinasi favorit bagi wisatawan yang mengikuti paket wisata jalur darat Jawa-Bali dan wisawatan kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. "Namun, saat ini masalah aksesibilitas masih menjadi masalah utama untuk mencapai target dua juta wisatawan mancanegara di tahun 2019," kata Edy.

    BACA: Luhut Jamin Bandara dan Pelabuhan Strategis Takkan Dikuasai Asing

    Edy optimistis Bandara Internasional Yogyakarta yang nantinya akan menjadi salah satu bandara terbesar di Indonesia, akan menjadi pintu masuk baru bagi wisatawan mancanegara maupun domestik untuk menjangkau wilayah Joglosemar.

    Bandara Internasional Kulon Progo atau NYIA ini ditargetkan mulai beroperasi secara penuh pada akhir tahun ini. Dengan luas terminal 210 ribu meter persegi dan panjang landas pacu 3.250 x 45 meter, bandara ini nantinya mampu mengakomodir pendaratan pesawat berbadan lebar. Bandara ini memiliki kapasitas 14 juta penumpang per tahun, sembilan kali lipat dari kapasitas Bandara Adisutjipto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.