Lanud Gatot Soebroto Dibuka untuk Penerbangan Komersial

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat  Jenderal TNI AD Andika Perkasa seusai menandatangani kesepahaman bersama tentang penggunaan pangkalan udara militer dan sipil Bandara Gatot Subroto Lampung di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Kamis petang, 28 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI AD Andika Perkasa seusai menandatangani kesepahaman bersama tentang penggunaan pangkalan udara militer dan sipil Bandara Gatot Subroto Lampung di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Kamis petang, 28 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah telah meresmikan pemanfaatan bersama Pangkalan Udara Angkatan Darat (Lanudad) Gatot Subroto Pusat Penerangan Angkatan Darat di Way Kanan, Lampung untuk penerbangan sipil. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap hal ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Lampung, khususnya di Way Kanan.

    Baca: Hebat, PBB Pakai 350 Panser Anoa Buatan Pindad

    “Dibukanya Lanudad Gatot Soebroto untuk umum diharapkan juga mempercepat akses waktu jarak tempuh dari kabupaten, provinsi dan ke ibukota serta sektor ekonomi pariwisata masyarakat juga turut terdongkrak," kata Budi Karya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad 7 April 2019.

    Meski dibuka untuk umum, saat ini Lanudad Gatot Soebroto baru melayani penerbangan dari Way Kanan menuju Palembang dan Jakarta serta sebaliknya.

    Adapun peresmian dilakukan pada Sabtu, 6 April 2019. Turut hadir dalam peresmian itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya mengatakan peresmian pemanfaatan bersama Lanudad Gatot Soebroto ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Kesepahaman Bersama antara TNI AD, Kemenhub, Pemprov Lampung dan Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada 28 Maret 2019 di Jakarta.

    "Yakni pemberian izin TNI AD, Lanudad satuan jajaran dibawah Puspenerbad ini dapat dibuka untuk penerbangan komersial," kata Candra dalam keterangan tertulis yang sama.

    Pemanfaatan bersama Lanud yang yang memiliki panjang landasan pacu 2.100 meter dengan lebar 40 meter tersebut, menurut Candra sebagai salah satu pengabdian dan kontribusi TNI AD guna mendukung program pemerintah.

    Baca juga: Senapan Sniper Buatan Pindad Diminati Negara Lain

    "Dalam hal membuka akses serta mendorong dan meningkatkan pembangunan kesejahteraan masyarakat di wilayah Lampung dan Palembang," tutur dia.

    Gubernur Provinsi Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan dirinya menyambut baik peresmian pemanfaatan Lanudad untuk penerbangan komersial tersebut. “Dampaknya luar biasa, masyarakat Lampung sangat berterima kasih. Sepanjang memang untuk kebaikan masyarakat,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.