Tol Becakayu Disebut Anies Sebabkan Banjir, BPJT Pantau Perbaikan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau saluran air di proyek tol Becakayu, Jakarta, 14 Desember 2017. Lokasi yang ditinjau Anies ini sebelumnya sempat tergenang pada Selasa sore. Tempo/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuding dua proyek menyebabkan banjir di daerah Cawang, Jakarta Timur, Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit angkat bicara.

Baca: Anies Sebut Tol Becakayu Pemicu Banjir, Begini Respons Waskita

Danang mengaku telah mendapatkan laporan sementara dari kontraktor pelaksana proyek Tol Becakayu (Bekasi, Cawang, Kampung Melayu) yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Dari laporan itu, Waskita Karya mengakui bahwa genangan atau banjir yang terjadi di sekitar lokasi proyek di daerah Cawang, Jakarta Timur terjadi karena kurang optimalnya fungsi drainase.

"Sehingga, itu yang menjadi fokus mereka untuk segera ditangani," kata Danang saat ditemui di Kantor BPJT, Gedung Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta Selatan, Jumat, 5 April 2019.

Kendati demikian, Danang menyebut pihak kontraktor sudah melakukan sejumlah upaya usai banjir tersebut, salah satunya yaitu membangun kanal sementara di sekitar lokasi proyek. "Jadi sudah dilakukan upaya-upaya ke sana." Tapi Danang terus memantau upaya perbaikan yang dilakukan kontraktor karena laporan yang Ia terima masih belum final.

Sebelumnya Anies Baswedan menuding proyek LRT (Light Rail Transit) Jabodebek garapan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Tol Becakayu sebagai penyebab banjir di Jakarta di daerah Cawang, Jakarta Timur, beberapa hari lalu. Pernyataan itu disampaikan Anies setelah terjun langsung mengecek lokasi banjir dan pengerjaan proyek.

Lebih lanjut, Anies memperingatkan pihak kontraktor terkait untuk mematuhi aturan AMDAL yang telah disepakati kedua belah pihak. Anies mengatakan, kontraktor tidak mampu menanggulangi genangan air karena hanya menyiapkan pompa mobile.  Akibatnya, Dinas SDA DKI Jakarta pun perlu turun untuk ikut menanggulangi genangan yang ditimbulkan.

"Saya minta Adhi Karya untuk lebih cepat di dalam mengantisipasi. Ini semua ada di AMDAL. Ketika menyusun AMDAL, itu ada kewajiban-kewajiban untuk mereka menyiapkan semua instrumen pencegah banjir," ujar Anies, Kamis, 4 April 2019. Selain Adhi Karya, Anies mengatakan pihaknya juga akan meminta kepada Waskita Karya untuk menyiapkan instrumen pencegahan genangan air di sekitar Tol Becakayu.

Selain itu, ditemukan juga bahwa proyek LRT Jabodebek dan Tol Becakayu menyebabkan tertutupnya saluran air. Pihak kontraktor pun dituding tidak menyiapkan saluran air pengganti. "Jadi salurannya itu terpotong-potong oleh pilar, lalu di bawahnya ada tudung pilar, lalu ada tiang pancang, itu volumenya besar," lanjut Anies.

Saat dikonfirmasi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, kontraktor pelaksana dari Tol Becakayu (Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu) rupanya tengah membangun sejumlah fasilitas untuk mengantisipasi banjir di sekitar proyek yang tengah mereka kerjakan tersebut. Upaya itu dilakukan setelah permintaan dari Anies usai tinjauan ke lokasi banjir.

Senior Vice President Corporate Secretary, Waskita Karya, Shastia Hadiarti, mengatakan pihaknya sudah memasang Box culvert 2x2 meter di sepanjang sisi barat Jalan D.I. Panjaitan, Jakarta Timur. Selain itu, dibangun pula tampungan air dengan ukuran 16x4 meter untuk dibuang ke cross drain Sungai Ciliwung. "Serta saat ini telah dimulai pembangunan sumur resapan," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 5 April 2019.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata, mengatakan tinjauan Gubernur Anies menjadi masukan yang baik bagi perusahaan. "Kami telah menindaklanjuti dengan penambahan jumlah pompa dari yang eksisting,” kata dia saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 4 April 2019.

Baca: Anies Tuding Proyek LRT Timbulkan Banjir, Adhi Karya Tambah Pompa

Banjir ini lalu menjadi evaluasi bagi Adhi Karya ke depannya. Menurut Syahgolang, koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Sumber Daya Air, Pemerintah Provinsi DKI, juga telah dilakukan. “Tentunya ke depan akan kami tingkatkan lagi,” ujar dia.

Simak berita lainnya terkait Anies di Tempo.co.






Daftar Wilayah DKI Jakarta yang Masih Tergenang Air Banjir akibat Hujan Deras

11 jam lalu

Daftar Wilayah DKI Jakarta yang Masih Tergenang Air Banjir akibat Hujan Deras

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah DKI pada Senin, 28 November 2022 kemarin menyebabkan banjir dan naiknya tinggi permukaan air.


Sejak Diresmikan Anies, Penghuni Belum Tinggal di Kampung Susun Bayam, UPC: Masuk Aja Dulu

12 jam lalu

Sejak Diresmikan Anies, Penghuni Belum Tinggal di Kampung Susun Bayam, UPC: Masuk Aja Dulu

Pendamping Warga Kampung Susun Bayam dari Urban Poor Consortium, Gugun Muhammad meminta Jakpro dan Pemprov DKI membahas soal tarif sewa dan pengelola setelah warga menempati kampung susun. Sebab, saat ini yang dibutuhkan warga adalah tempat tinggal.


Pengamat Ungkap Beda Karakter Pemilih Anies, Ganjar dan Prabowo

12 jam lalu

Pengamat Ungkap Beda Karakter Pemilih Anies, Ganjar dan Prabowo

Pangi Syarwi Chaniago, menyebut para pemilih Anies Baswedan, Prabowo dan Ganjar Pranowo memilki karakteristik berbeda dalam menentukan pilihan.


BPBD DKI Catat 19 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Banjir Hingga Senin Malam

21 jam lalu

BPBD DKI Catat 19 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Banjir Hingga Senin Malam

Banjir dan genangan terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur hingga Jakarta Barat usai hujan deras mengguyur pada Senin petang.


Ikhtiar Berkelanjutan Halau Banjir di Jakarta

1 hari lalu

Ikhtiar Berkelanjutan Halau Banjir di Jakarta

Penanganan banjir di Jakarta berlangsung dari hulu hingga hilir, kolaborasi Pemprov DKI dengan pemerintah pusat.


Siang Tadi Banjir Rob Rendam 1 Jalan dan 5 RT di Jakarta Utara

3 hari lalu

Siang Tadi Banjir Rob Rendam 1 Jalan dan 5 RT di Jakarta Utara

BPBD DKI menyatakan pasang air laut menyebabkan banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta.


RAPBD DKI 2023 Rp 83,7 Triliun, Anggaran Program Prioritas Heru Budi tidak Dipangkas

3 hari lalu

RAPBD DKI 2023 Rp 83,7 Triliun, Anggaran Program Prioritas Heru Budi tidak Dipangkas

Kepala BPKD Jakarta menyatakan pemerintah daerah harus menganggarkan biaya untuk program prioritas Pj Gubernur Heru Budi Hartono dalam RAPBD DKI 2023


Jeddah dan Mekkah Diterjang Hujan Lebat, 2 Orang Tewas

4 hari lalu

Jeddah dan Mekkah Diterjang Hujan Lebat, 2 Orang Tewas

Hujan badai musim dingin dan banjir terjadi hampir setiap tahun di Jeddah, di mana penduduk telah lama mengeluhkan buruknya infrastruktur.


PMD LRT Velodrome-Manggarai Direkomendasikan Naik Jadi Rp 916 Miliar

5 hari lalu

PMD LRT Velodrome-Manggarai Direkomendasikan Naik Jadi Rp 916 Miliar

DPRD DKI Jakarta merekomendasikan penambahan penyertaan modal daerah (PMD) 2023 untuk pembangunan LRT Fase 1B jadi Rp 916 miliar.


Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN UID Jakarta Raya Bertemu Heru Budi Hartono

5 hari lalu

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN UID Jakarta Raya Bertemu Heru Budi Hartono

Heru Budi Hartono meminta PLN UID Jakarta Raya untuk memprioritaskan keselamatan jiwa manusia saat terjadi cuaca ekstrem.