Bank Wakaf Mikro Dianggap Bantu Masyarakat Hindari Rentenir

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat meninjau pameran UMKM nasabah Bank Wakaf Mikro di Istana Negara, Jakarta, 28 Maret 2018. Lewat keberadaan Bank Wakaf Mikro, Jokowi yakin mampu menjadi motivasi dan dorongan kuat warga sekitar seperti ibu-ibu untuk menambah penghasilan keluarga lewat pinjaman yang didapat dari sana. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat meninjau pameran UMKM nasabah Bank Wakaf Mikro di Istana Negara, Jakarta, 28 Maret 2018. Lewat keberadaan Bank Wakaf Mikro, Jokowi yakin mampu menjadi motivasi dan dorongan kuat warga sekitar seperti ibu-ibu untuk menambah penghasilan keluarga lewat pinjaman yang didapat dari sana. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan Bank Wakaf Mikro merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menghindarkan masyarakat dari jeratan rentenir yang sangat memberatkan masyarakat.

    Baca juga: OJK: Bank Wakaf Mikro Sudah Salurkan Pembiayaan Rp 9,72 Miliar

    "Kita semua mengetahui masyarakat menengah ke bawah sangat dekat sekali dengan para rentenir di saat mereka membutuhkan dana untuk modal usaha maka bank Wakaf Mikro hadir guna menjauhkan masyarakat dari para rentenir yang membuat masyarakat menjadi semakin susah," kata Fachrori saat meresmikan Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren As'ad dan sekaligus acara puncak peringatan Isra Mi'raj di Pondok Pesantren As'ad yang berlokasi di Olak Kemang, Seberang Kota Jambi, Rabu, 3 April 2019.

    Bank Wakaf Mikro merupakan yang pertama kali berdiri di Provinsi Jambi dan diresmikan secara langsung oleh Gubernur Jambi beserta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI dengan menandatangani prasasti.

    Menurut Fachrori, peresmian Bank Wakaf Mikro memiliki nilai strategis dalam konteks memberikan akses kepada masyarakat yang berada di pedesaan guna mendapatkan pelayanan jasa keuangan secara mudah dan berkualitas.

    "Bank Wakaf Mikro ini juga bisa memberikan edukasi bagi masyarakat setempat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sistem lembaga keuangan yang berbasis syariah. Dengan adanya Bank Wakaf Mikro ini masyarakat tidak perlu lagi berurusan dengan para rentenir jika memerlukan dana," katanya.

    Menurut dia, Bank Wakaf Mikro merupakan lembaga keuangan mikro yang didirikan atas izin OJK. Lembaga keuangan yang berpusat di pesantren itu bertujuan untuk memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat menengah ke bawah.

    Bank Wakaf Mikro hadir guna menjawab keluhan masyarakat pedesaan yang sulit mendapatkan akses layanan bank, padahal mereka membutuhkan layanan tersebut untuk pinjaman yang mudah diakses tanpa jaminan sebagai tambahan modal usaha.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan kehadiran Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren As'ad akan memberikan kemudahan kepada masyarakat sekitar, sehingga masyarakat yang membutuhkan dana untuk tambahan modal usaha tidak perlu lagi meminjam kepada rentenir.

    Bank Wakaf Mikro memberikan pinjaman kepada masyarakat tanpa bunga, hanya mengembalikan untuk administrasi dan harus rutin mengikuti kholaqoh setiap minggunya.

    "Saya berpesan kepada masyarakat jangan lagi pinjam dengan rentenir, cukup datang ke Bank Wakaf Mikro jika membutuhkan dana," kata Wimboh.

    "Jadi, hari ini OJK hadir melalui Bank Wakaf Mikro untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait jasa keuangan, sehingga masyarakat benar benar merasakan manfaatnya," kata Wimboh.

    Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren As'ad, KH Najmi Qodir berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan OJK yang telah mendirikan Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren As'ad Jambi.

    "Semoga Bank Wakaf Mikro ini memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar Pondok Pesantren dan ke depannya Bank Wakaf Mikro bisa berdiri di pondok pesantren lainnya yang ada di Provinsi Jambi," kata KH Najmi Qodir.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.