Percepat Bongkar Muat, Pelindo I Datangkan 2 Crane dari Jepang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan bongkar muat perdana di Makassar New Port, Sulawesi Selatan, Kamis, 10 Januari 2018. Pelindo IV Makassar memulai kegiatan bongkar muat di Makassar New Port (MNP) Tahap I dengan panjang dermaga 350 meter berkapasitas 500 ribu TEUs. ANTARA/Yusran Uccang

    Pekerja melakukan bongkar muat perdana di Makassar New Port, Sulawesi Selatan, Kamis, 10 Januari 2018. Pelindo IV Makassar memulai kegiatan bongkar muat di Makassar New Port (MNP) Tahap I dengan panjang dermaga 350 meter berkapasitas 500 ribu TEUs. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia atau PT Pelindo I mendatangkan dua unit Ship to Ship (STS) Crane asal Jepang untuk menggenjot pelayanan dan kecepatan proses bongkar muat. STS Crane telah bersandar di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), Sumatera Utara pada Sabtu, 30 Maret 2019 yang lalu.

    Baca: Pelindo Kucurkan Rp 24 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional

    STS Crane terbaru tersebut diangkut dari Pelabuhan Oita, Jepang. "Kedua unit STS Crane diangkut menggunakan kapal Tugboat “Salvage Ace” dan Barge "Tenma". Crane ini produksi Mitsui E&S Machinery Co., Ltd asal Jepang," ujar General Manager TPKDB, Indra Pamulihan, pada Selasa, 2 April 2019.

    Indra mengatakan kehadiran STS Crane di TPKDB untuk menjawab peningkatan penggunaan jasa layanan bongkar muat. Berdasarkan data tahun 2018, troughput peti kemas domestik yang dikelola TPKDB mencapai 503,951 TEUs. Jumlah tersebut meningkat signifikan dari 476,112 TEUs pada tahun 2017.

    Sementara produktivitas aktivitas bongkar muat mencapai 37 box/ship/hour. Waktu tersebut di atas target yang ditetapkan Dirjen Perhubungan Laut sejumlah 32 box/ship/hour. Fakta tersebutlah yang mendorong Pelindo 1 untuk terus bertransformasi dengan mendatangkan fasilitas bongkar muat bertaraf internasional dan ramah lingkungan.

    Kedatangan 2 unit STS Crane menjadikan jumlah STS yang tersedia di TKBDB saat ini berjumlah 6 unit. Selain itu, TKBDB juga memiliki fasilitas bongkar muat lainnya seperti 20 unit Terminal Tractor, 9 unit  Rubber Tyred Gantry (RTG), 4 unit Mobile Harbour Crane, 7 unit Reachstacker, 2 unit Sideloader,  dan 1 unit Forklift.

    Melalui berbagai fasilitas yang dimiliki saat ini, diharapkan mampu terus meningkatkan produktivitas TPKDB. "Kami berharap hadirnya 2 unit STS Crane baru ini, semakin meningkatkan produktivitas TPKDB lagi. Sehingga dapat meningkatkan pula volume barang di TPKDB dan semakin peningkatan perekonomian wilayah khususnya Sumatera Utara,” kata Indra Pamulihan.

    Baca: Prabowo Sebut Pelabuhan Dikuasai Asing, Pelindo: Asetnya Milik RI

    Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) merupakan salah satu cabang PT Pelindo I yang berada diareal Belawan International Container Belawan (BICT), Medan, Sumatera Utara. Ditempat tersebut, proses kegiatan bongkar muat peti kemas domestik antarpulau dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.