Incar 100 Kota di Indonesia, OYO Hotel Kucurkan USD 100 Juta

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meningkatnya perjalanan wisata dan tuntutan perkembangan platform perhotelan yang lebih beragam dan hemat biaya menjadikan peluang di Asia.

    Meningkatnya perjalanan wisata dan tuntutan perkembangan platform perhotelan yang lebih beragam dan hemat biaya menjadikan peluang di Asia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaringan hotel OYO Hotels and Homes, siap mengucurkan investasi senilai lebih dari US$100 juta di Indonesia. Kucuran sebanyak itu dimaksudkan untuk merambah jaringan bisnis perhotelan mereka ke 100 kota di Indonesia hingga akhir 2019.

    BACA: Gubernur NTT Ancam Tutup Hotel Milik Anggota DPR

     
    Country Head, OYO Hotels & Homes Indonesia, Rishabh Gupta, mengatakan mereka berkomitmen kuat untuk memberikan nilai tambah ke industri hospitality Indonesia.
    "Eksekusi kami yang solid didukung oleh tim yang terdiri dari lebih dari 750 talenta lokal yang berbakat. Kami akan berinvestasi lebih dari US$ 100 juta di pasar dengan pertumbuhan tinggi ini," ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis, Selasa 2 April 2019. 
     
    Gupta menilai industri perhotelan di Indonesia masih belum seimbang antara pasokan-permintaan. Karena itulah, setelah ekspansi ke India dan China, Indonesia menjadi incaran jaringan hotel dia selanjutnya.
     
    Secara global, OYO Hotels and Homes beroperasi di lebih dari 500 kota di India, China, Malaysia, Nepal, Britania Raya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Filipina, Indonesia, dan Jepang. Rishabh Gupta mengklaim rata-rata, hotel berhasil mendapatkan kenaikan tingkat penghunian hingga 75% setelah menjadi bagian dari jaringan OYO. 
     
    OYO memang terbilang cukup ekspansif dan agresif. Dalam lima bulan terakhir, OYO telah bermitra dengan  lebih dari 500 pemilik properti dan mengelola lebih dari 530 hotel dan 12.250 kamar eksklusif di 52 kota. Dari 530 properti tersebut, sekitar 310 hotel yang telah beroperasi, sedangkan yang lainnya sedang di dalam proses transformasi. 
     
    BISNIS.COM
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.