BNI Ajarkan Milenial Banyuwangi Berani Berbisnis

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Make Up Artist Tessa Yunisca (kiri) sedang memberikan penjelasan kepada peserta Kelas Cantik pada penyelenggaraan *Kelas Kreatif BUMN* di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 31 Maret 2019.

    Make Up Artist Tessa Yunisca (kiri) sedang memberikan penjelasan kepada peserta Kelas Cantik pada penyelenggaraan *Kelas Kreatif BUMN* di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 31 Maret 2019.

    INFO BISNIS - Di tengah zaman yang semakin dinamis dan serba instan, generasi milenial dituntut untuk mampu berpikir kreatif dan menciptakan inovasi. Dua hal itu merupakan karakteristik yang ingin ditanamkan pada diri anak-anak muda, melalui Program Kelas Kreatif BUMN yang digelar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

    Acara yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 31 Maret 2019, itu dihadiri sekitar 1.000 milenial. Rangkaian Kelas Kreatif BUMN ini dikunjungi oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sekretaris Menteri BUMN Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno; Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro, serta Direktur Teknologi Informasi & Informasi BNI Dadang Setiabudi.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kegiatan yang digelar Kementerian BUMN dan BNI itu. Menurutnya, kelas kreatif seperti ini bisa mendukung pengembangan pariwisata dan UMKM Banyuwangi.

    "Pariwisata harus diiringi dengan pengembangan ekonomi kreatif. Ini yang sedang getol dilakukan oleh Banyuwangi. Saya yakin, kegiatan ini akan memunculkan saudagar-saudagar muda yang tak kalah saing," Anas.

    Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan serta kompetensi generasi milenial, dalam menghadapi persaingan global. "Sehingga, mentalitas generasi muda Banyuwangi mampu menghadapi persaingan era revolusi 4.0,” ujar Anas.

    BNI membuka empat kelas sekaligus, dengan empat pembidangan sesuai dengan minat masing-masing peserta. Kelas kreatif BUMN juga dibuat ringan namun berisi, sehingga tetap memberikan peserta ruang untuk berkarya dengan cara yang menyenangkan. 

    Bagi penggemar kopi dan ingin jago meracik kopi hingga berjualan kopi, tersedia Kelas Kopi dengan mentor dari praktisi, yaitu Barista Osing Deles Cafe Resto dan PTPN XII. Mau piawai dalam berfoto dan eksis di sosial media, tersedia Kelas Photo Journalist dengan pembicara fotografer Antara Foto Jawa Timur Zabur Karuru. 

    Begitu juga buat peserta yang ingin mencoba peruntungan menjadi perias artis, tersedia Kelas Cantik, yang di dalamnya hadir pembicara sekaligus praktisi make up artis, Yessa Yunisca. Ketiga kelas itu dibuat spesial, karena hanya menampung masing-masing 50 peserta. 

    Namun, buat anak muda Banyuwangi dan sekitarnya yang penasaran ingin jadi jawara berbisnis dan menjadi calon kampiun dalam internet marketing, BNI mengundang dua pembicara yang tepat yaitu CEO Radja Cendol Danu Sofwan dan Pendekar Internet Marketing Cucuk Rustandi. Kelas ini dibuka dengan nama Kelas Aku Saudagar Muda. 

    Corporate Secretary BNI Meiliana menuturkan, Kelas Kreatif BUMN ini merupakan jawaban atas tantangan pengembangan ekonomi kreatif, yang intinya berada pada masalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Kreativitas itu perlu diasah sejak dini, sehingga pada akhirnya generasi milenial akan memiliki bekal untuk menggerakkan ekonomi kreatif.

    Untuk itu, kata Meiliana, tepat memasuki usianya yang ke-21, Kementerian BUMN mendorong semua BUMN termasuk BNI, untuk menyelenggarakan Kelas Kreatif ini. "Dengan kelas ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelajar, santri, dan anak-anak muda lainnya, dalam menghadapi persaingan global melalui pembelajaran berbasis keterampilan hidup atau life skilled based education,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.