10 Bulan, Pendapatan GrabFood di Asia Tenggara Tumbuh 45 Kali Lipat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam acara GrabFood #juaracepat di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Maret 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam acara GrabFood #juaracepat di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Maret 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, mengatakan layanan pesan-antar makanan, GrabFood, memiliki jangkauan terluas di Asia Tenggara. Menurut dia, layanan GrabFood kini telah tersedia di enam negara besar di Asia Tenggara.

    BACA: Kisah Pengemudi Grab Gratiskan Biaya Penumpang Setiap Jumat

    "Pendapatan GrabFood di Asia Tenggara pun telah tumbuh 45 kali lipat dari Maret 2018 hingga Desember 2018," kata dia dalam acara pengumuman pencapaian GrabFood di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Maret 2019.

    Sementara di Indonesia, Ridzki menyebut Grab berhasil melalukan ekspansi atau pengembangan layanan yang cukup cepat. Pada Januari 2018, layanan GrabFood baru tersedia di 13 kota. Setahun kemudian pada Januari 2019 menjadi 178 kota.

    BACA: Sopir Grab Usir Penumpang, Pengamat: Jangan Bawa-bawa Politik

    Kemudian, GrabFood juga mencatatkan pertumbuhan pengiriman makanan hampir 10 kali Iipat di Indonesia dari Desember 2017 hingga Desember 2018. Rata-rata waktu pesan-antar makanan juga mencapai 29 menit saja. Sejumlah riset pun, kata Ridzki, menyebut durasi ini membuat GrabFood menjadi yang tercepat di Indonesia.

    Pertama yaitu survei yang dilakukan oleh sebuah perusahaan riset, Kantar. Dari survei ini, para pengguna GrabFood Indonesia menilai bahwa Iayanan ini merupakan aplikasi pesan-antar makanan tercepat nomor satu. Kedua, survei dari perusahaan riset Nielsen juga menunjukkan tiga dari empat responden mengatakan pengiriman yang cepat adalah alasan mereka menggunakan GrabFood.

    Tak hanya di sisi layanan, Ridzki menyebut jumlah merchant mitra GrabFood di Indonesia telah tumbuh sebanyak 8 kali dengan jumlah saat ini mencapai 5 juta pengusaha mikro. Saat ini, lebih dari 80 persen merchant GrabFood merupakan para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, Menengah atau UMKM.

    “Seiring dengan pertumbuhan bisnis pesan-antar makanan yang kami mi|iki, mitra kami juga terus mengalami perkembangan bersama Grab Food," ujar Ridzki. Grab, kata dia, juga sangat senang melihat para mitra pengemudi kami kini memperoleh penghasilan 40 persen lebih tinggi dengan mengambil pemesanan makanan di samping Iayanan transportasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.