Luhut: Dalam 20 Tahun Indonesia Tak Akan Dijajah Asing

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek dari Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Facebook.com

    Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek dari Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Facebook.com

     TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan lagi dijajah oleh bangsa asing secara teritorial. Menurut Luhut, negara telah memperkirakan tak ada invasi dalam 20 tahun ke depan.

    Baca: Sandiaga Berencana Izinkan Cantrang, Luhut: Tidak Sesederhana Itu

    "Tidak ada perkiraan invasi ke Indonesia. Yang ada bisa penjajahan teknologi atau ekonomi. Itu perkiraan strategis," ujar Luhut dalam acara ulang tahun ke-10 PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) di Hotel Pacific Place, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019.

    Luhut memandang pentingnya Indonesia meningkatkan daya saing di bidang teknologi. Misalnya penerapan teknologi 5G. Ia menilai, sejumlah negara sudah menggunakan teknologi tersebut lebih dulu. Dia menyebutkan negara-negara itu di antaranya Cina dan Jepang.

    Teknologi termutakhir 5G menyediakan akses koneksi broadband dengan latensi atau jeda yang sangat rendah dan kecepatan sangat tinggi. Jaringan 5G juga digadang-gadang dapat menggantikan peran manusia. Beberapa fungsi yang dijalankan manusia akan digantikan oleh mesin.

    Saat ini, Indonesia tengah bersiap-siap menerapkan sistem 5G. Luhut mengatakan penerapan teknologi 5G memang sudah dilakukan di kawasan industri Morowali. Adapun pembangunan jaringan 5G memanfaatkan jaringan infrastruktur telekomunikasi serat optik Palapa Ring.

    Menurut Luhut, teknologi 5G akan membantu Indonesia mewujudkan industri 4.0. "Oleh karena itu, postur ktia harus mengarah ke sana (teknologi). Tanpa teknologi, kita ketingggalan," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Umumkkan 9 Partai yang Lolos ke Parlemen dalam Pemilu 2019

    Komisi Pemilihan Umum menyatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan anggota legislatif di pemilu 2019.