Menteri Darmin Nasution Puji Ekonomi Digital

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Darmin Nasution memberikan keterangan kepada wartawan usai melantik tiga pejabat baru BP Batam di kantornya, Jakarta Pusat, Senin 7 Januari 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Darmin Nasution memberikan keterangan kepada wartawan usai melantik tiga pejabat baru BP Batam di kantornya, Jakarta Pusat, Senin 7 Januari 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Darmin Nasution menyoroti perkembangan kegiatan digital yang terus berkembang  di tengah lesunya perekonomian global. Pertumbuhan yang baik juga terlihat pada perkembangan ekonomi digital.

    BACA: Jika UE Larang Sawit untuk Biofuel, Mendag Bersiap Bawa ke WTO

    "Ekonomi dunia belakangan ini sedang tidak fit, agak sakit, tetapi menariknya, kegiatan digital terus berkembang," ujar dia dalam acara Smart Citizen Day di The Tribrata, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019.

    Menurut Darmin, moncernya performa perekonomian digital terjadi lantaran teknologi mendorong efisiensi dalam kegiatan ekonomi. Kemajuan teknologi, ujar dia, bisa mengombinasikan kegiatan yang telah ada dengan unsur digital. Walhasil, lahir kegiatan-kegiatan anyar. "Inovasi bisa memunculkan sesuatu yang awalnya tidak ada," ujar dia.

    Ke depannya, Darmin mengatakan ekonomi digital bakal melahirkan ekosistem baru, misalnya adalah kota pintar atau smart city. Pesatnya perkembangan ekonomi dan teknologi digital mendorong kota-kota di Indonesia bertransformasi menjadi smart city.  "Di beberapa tempat kan sudah merkembang sedemikian rupa, misalnya lama cepatnya lampu lalu lintas itu sudah menggunakan smart technology," kata dia. 

    Lebih jauh Darmin berujar bahwa teknologi bisa mewujudkan gotong royong dalam menyelesaikan permasalahan publik."Saya sempat memikirkan apa urusannya gotong royong dengan teknologi digital, ternyata hubungannya adalah public goods," ujar Darmin.

    Persoalan public goods yang ia maksud, misalnya cara mengatasi kemacetan lalu lintas, hingga menyelesaikan laporan-laporan masyarakat. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, pemerintah pun terus menggenjot pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

    Menurut Darmin, infrastruktur adalah tempat berpijaknya berbagai kegiatan, produk, hingga sistem untuk berkembang. Dengan pembangunan itu, ia berharap berkembangnya ekonomi dan perdagangan berbasis digital, seperti E-commerce, fintech, hingga smart city.

    "Kita sebetulnya sudah sangat tahu dan dengar bahwa ini adalah abad puncaknya teknologi informasi. Ekonomi digital akan terlaksana dan jalan. Kita tidak bisa milih dan nanti-nanti saja," tutur Darmin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?