Menteri Rini Ajak Milenial Belanja Pakai LinkAja

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya (kiri) dan Menteri BUMN Rini Soemarno saat mengikuti rapat terbatas pengelolaan transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2018. Pengelolaan transportasi, baik intramoda maupun antarmoda diharapkan dapat mengurai kemacetan secara efektif dan mengurangi penggunaan mobil pribadi secara besar-besaran. TEMPO/Subekti.

    Menteri Perhubungan Budi Karya (kiri) dan Menteri BUMN Rini Soemarno saat mengikuti rapat terbatas pengelolaan transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2018. Pengelolaan transportasi, baik intramoda maupun antarmoda diharapkan dapat mengurai kemacetan secara efektif dan mengurangi penggunaan mobil pribadi secara besar-besaran. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengajak para milenial mengembangkan dan memanfaatkan sistem pembayaran elektronik atau payment system electronic LinkAja.

    Baca juga: Platform Payment Telkomsel, T-Cash Resmi Berganti Menjadi LinkAja

    "Jadi saya menitipkan ke depannya bagaimana sistem pembayaran elektronik LinkAja bisa berkembang juga," ujar Menteri Rini di Jakarta, Senin malam, 25 Maret 2019.

    Menteri BUMN tersebut mengajak para milenial untuk betul-betul memanfaatkan LinkAja yang dimulai dengan Telkom dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

    "Saya menitipkan kepada para milenial, semuanya sekarang harus benar-benar memanfaatkan sistem pembayaran elektronik Indonesia yang dimulai dengan Telkom dan Himbara yakni LinkAja," katanya saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran The Next IndiHome yang digelar PT Telkom Indonesia.

    LinkAja adalah tekfin BUMN berbasis sistem pemindaian kode respon cepat (QR Code). LinkAja dibentuk BUMN dengan menggabungkan layanan sistem pembayaran TCash milik Telkomsel dengan TBank dan MyQR milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), e-cash dari PT Bank Mandiri Tbk, serta yap! dan UnikQu dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan juga layanan pembayaran digital milik BUMN lainnya.

    Layanan tekfin yang akan tersedia di LinkAja antara lain seperti pembayaran tagihan seperti listrik, air dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-commerce.

    Pengguna LinkAja juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN. Isi ulang (top-up) pun bisa dilakukan melalui jaringan bank BUMN, termasuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

    Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) sendiri menilai kehadiran teknologi finansial atau tekfin (fintech) pembayaran LinkAja mampu meningkatkan kolaborasi antarpemain fintech di Indonesia, baik dalam interkoneksi maupun interoperabilitas. Dengan hadirnya LinkAja, para pemain fintech akan semakin cepat mendorong inklusi keuangan dan juga gerakan nasional non-tunai yang memang telah dicanangkan oleh pemerintah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.