Terbang Langsung ke Nagoya, Garuda Gunakan Airbus

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Interior pesawat baru Airbus A330-300 di hanggar Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, 1 Februari 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    Interior pesawat baru Airbus A330-300 di hanggar Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, 1 Februari 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan langsung Jakarta-Nagoya pp mulai hari ini, Senin 25 Maret 2019. Untuk penerbangan ini, Garuda menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat duduk yang terdiri dari 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi.

    BACA: Rekaman Bocor, KNKT Diminta Analisa Jatuhnya Lion Air JT 610

    "Layanan penerbangan ini turut menjadi langkah positif perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar sektor penerbangan Jepang-Indonesia yang terus tumbuh dan semakin menjanjikan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin 25 Maret 2019. 

    Ari optimistis bahwa dibukanya layanan langsung Jakarta-Nagoya dapat turut mendukung percepatan laju iklim bisnis dan potensi ekonomi antara kedua negara.
    Menurut dia, angka kunjungan para pebisnis dan wisatawan asal Jepang ke Indonesia juga terus menunjukkan peningkatan signifikan khususnya ke sejumlah destinasi wisata utama di Indonesia, salah satunya Jakarta sebagai pusat perekonomian terbesar di Indonesia.

    Garuda mengoptimalisasikan kemudahan akses transportasi udara khususnya Indonesia-Jepang sebagai langkah untuk mendukung pemerintah dalam peningkatan potensi pariwisata di Indonesia dengan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019.

    "Kami tentunya berharap dengan dibukanya rute penerbangan Jakarta-Nagoya ini dapat semakin menunjang upaya akselerasi pertumbuhan investasi antar Indonesia dan Jepang, mengingat saat ini Jepang merupakan negara dengan nilai investasi terbesar kedua terbesar di Indonesia," kata Ari.

    Pembukaan rute tersebut ditandai dengan acara pelepasan penerbangan perdana oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Ashkara di Gate 10 Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3, yang turut dihadiri oleh Wakil Duta Besar Jepang Bidang Ekonomi Tadayuki Miyashita.

    Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menyampaikan, Nagoya yang berada di Prefektur Aichi dikenal sebagai kota terbesar keempat di Jepang serta sebagai salah satu kota industri dan manufactural tersibuk di Jepang, menjadikan kota ini sebagai pangsa pasar yang potensial bagi Garuda Indonesia.

    Baca juga: Garuda Pastikan Pemesanan 49 Pesawat Boeing 737 Max 8 Batal

    Kiprah penerbangan Garuda Indonesia ke negeri Sakura sendiri telah dimulai 57 tahun lalu. Rute perdana penerbangan Garua ke Jepang adalah rute Jakarta-Tokyo pada tanggal 13 Maret 1962.

    "Nilai historikal antara Indonesia dan Jepang tentunya menjadikan market penumpang negeri Sakura hingga hari ini tetap menjadi pasar yang potensial bagi Garuda Indonesia", ujar Ari.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).