Organda Minta Pemerintah Beri Keringanan Tarif Tol Trans Jawa

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Seskab Pramono Anung (kedua kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri belakang) di dalam bus saat perjalanan meninjau ruas Tol Trans Jawa di Jawa Tengah, Kamis, 20 Desember 2018. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Seskab Pramono Anung (kedua kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri belakang) di dalam bus saat perjalanan meninjau ruas Tol Trans Jawa di Jawa Tengah, Kamis, 20 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua  Dewan Pembina Pusat Organisasi Angkutan Darat Andrianto Joko Sutono meminta pemerintah mempertimbangkan pemberian keringanan biaya tarif jalan tol Trans Jawa untuk angkutan otobus. Usulan tersebut disampaikan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dalam acara silaturahmi dengan pengusaha angkutan darat Indonesia, Minggu, 24 Maret 2019.

    BACA: Tol Trans Jawa Tak Kurangi Animo Penumpang Kereta Api

    "Kami minta diskresi biaya jalan tol, mudah-mudahan segera terlaksana," ujar Joko dalam sambutannya di Taman Mini Indonesia Indah, Ahad sore. Joko berdalih keringanan itu akan berdampak bagi kesejahteraan pengemudi dan kenyamanan penumpang.

    Saat ini, pemerintah telah menetapkan tarif baru jalan tol Trans Jawa untuk golongan I. Tarif itu berlaku sejak awal tahun. Adapun tarif jalan tol menurut selebaran yang dipublikasikam PT Jasa Marga Persero adalah sebagai berikut.

    Tarif jalan tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) - Semarang ditetapkan Rp 226 ribu. Kemudian, Merak-Jakarta-Semarang Rp 289 ribu. Tarif Jakarta-Surabaya Rp 483.500. Selanjutnya, tarif Merak-Jakarta-Surabaya Rp 546.500. Lalu, Jakarta-Pasuruan Rp 512 ribu dan Merak-Jakarta-Pasuruan Rp 575 ribu.

    BACA: Puluhan Mobil Ferrari Menjajal Mulusnya Tol Trans Jawa

    Saat ini, Jasa Marga memang tengah memberikan diskon sebesar 15 persen. Perpanjangan potongan untuk perjalanan terjauh dalam satu cluster di Cluster II, Cluster III, dan Cluster IV (barrier to barrier), ini berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.

    Adapun ihwal usulan keringanan terhadap tarif jalan tol, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan Kementerian Perhubungan akan segera merembuknya bersama pihak terkait. "Diskresi biaya jalan tol adalah domain dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, termasuk Jasa Marga," ujarnya.

    Budi Setiyadi mengatakan, Kementerian dan Perseroan akan membahas apakah pemberian keringanan terhadap perusahaan otobus dan bus-bus Trans Jawa mungkin diberikan. "Terutama untuk bus Trans Jawa, yang tiap hari akan jalan terus," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.