Sandiaga Janji Buyback, Saham Indosat Turun ke Level Rp 2.830

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP miliknya saat Debar Cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP miliknya saat Debar Cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Usai calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji melakukan buyback Indosat, saham perusahaan telekomunikasi itu bergerak turun. 

    Baca: Sandiaga Janji Buyback Indosat, Ini Komentar Rudiantara

    PT Indosat Tbk. (ISAT) pada saat ini bertengger di level Rp 2.830 per lembar saham. Angka itu menurun bila dibandingkan saat pembukaan perdagangan pagi hari ini angka Rp 2.900 per lembar saham.

    Jika dilihat pergerakan saham Indosat selama setahun terakhir terlihat ada penurunan yang cukup signifikan hingga 69 persen. Pada 23 Maret 2018 tercatat harga saham berkode ISAT itu berada di level Rp 4.990 per lembar saham. Harga saham Indosat bahkan sempat menyentuh level terendah per 2 Januari 2019 di angka Rp 1.645 per lembar saham.

    Kinerja saham Indosat kembali menjadi perhatian investor karena ucapan Sandiaga yang berjanji akan melakukan buyback Indosat kembali dibeli jika ia dan Prabowo Subianto memenangi pemilihan presiden 2019.

    Buyback Indosat, menurut Sandiaga, menjadi salah satu cara untuk memuluskan pengembangan KTP elektronik agar bisa digunakan untuk banyak kepentingan. "Tapi kita juga harus menguasai data. Dan sebetulnya ide Pak Jokowi untuk mem-buy back Indosat itu bagus. Dan di bawah Prabowo-Sandi akan kita usahakan,” katanya di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2019.

    Terkait hal itu, Sandiaga menyatakan bakal berbicara lebih jauh dengan Pemerintah Qatar. Dengan begitu, kedaulatan data untuk sistem integrasi KTP elektronik bisa digunakan untuk sejumlah program bantuan sosial seperti BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bisa tercapai. 

    Penggunaan data yang terpusat itu nantinya, kata Sandiaga, bisa dikawal dan dikontrol dengan perusahaan milik Indonesia. Apabila Indosat mayoritas sahamnya milik Tanah Air, nantinya Telkomsel juga akan diajak dalam pengelolaannya.

    Saham Indosat terlihat berfluktuatif selama beberapa hari belakangan ini. Sehari sebelum Sandiaga menyampaikan rencana buyback atau pada hari Selasa, 19 Maret 2019, tercatat harga saham Indosat berada di level Rp 3.000 per lembar saham. 

    Baca: Jokowi Disarankan Tak Buy Back Saham Indosat Saat Ini karena ...

    Harga saham ISAT kemudian turun 120 poin atau 4 persen di hari Rabu, 20 Maret 2019, ketika Sandiaga berjanji bakal melakukan buyback Indosat. Saat itu harga saham Indosat berada di level Rp 2.880 per lembar saham. Selang sehari kemudian, harga saham Indosat terpantau stabil dan kemudian turun 50 poin atau 1,74 persen di hari Jumat ini, 22 Maret 2019 ke level Rp 2.840 per lembar saham.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.