Cegah Skimming, Bank Indonesia Gencar Promosi Kartu Chip

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah barang bukti ditunjukkan dalam rilis kasus kejahatan pembobolan data nasabah dari mesin ATM (Skimming) di Polda Metro Jaya, Jakarta, 3 April 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah barang bukti ditunjukkan dalam rilis kasus kejahatan pembobolan data nasabah dari mesin ATM (Skimming) di Polda Metro Jaya, Jakarta, 3 April 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan BI terus menempuh sejumlah langkah untuk memastikan keamanan instrumen pembayaran atau transaksi pembayaran. Termasuk, kata dia, juga langkah-langkah untuk mengatasi skimming.

    Baca: Usai Debat Cawapres, Kurs Rupiah dan IHSG Menguat

    "Skimming itu biasanya terjadi terjadi pada kartu yang magnetik," kata Perry di kantornya, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.

    Menurut dia, dalam tiga tahun terakhir, Bank Indonesia gencar mengkampanyekan penggunaan kartu chip. Dia yakin, jika menggunakan kartu-kartu berbasis chip, ATM tidak akan terkena skimming.

    Di lokasi yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan untuk mengatasi skimming, sangat penting untuk migrasi kartu ke standar chip. Dia mengatakan targetnya tahun 2019 ini, 50 persen kartu menggunakan chip.

    "Mudah-mudahan dengan adanya koordinasi ini akan semakin berkurang modus mengenai skimming tadi," kata Sugeng.

    Sebelumnya isu skimming menjadi pembicaraan lagi di tengah masyarakat. Pemicunya adalah pengungkapan kejahatan skimming  oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya, yakni pembobolan rekening PT Bank Central Asia Tbk yang diduga dilakukan oleh Ramyadjie Priambodo.

    “Kami perlu sampaikan bahwa nilai kerugian BCA sebesar Rp 300 juta,” seperti dikuti dari pernyataan tertulis BCA, kepada Tempo, 19 Maret 2019

    Sementara itu, di lokasi yang berbeda, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Slamet Edy Purnomo menuturkan lembaganya turut memantau setiap kasus skimming atau pembobolan rekening yang terjadi. “Perbankan wajib lapor kepada kami jika terkena skimming,” katanya, kepada Tempo. 

    HENDARTYO HANGGI | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.