Gojek dan Gopay Berharap Salurkan Donasi Rp 13 M Via Lazismu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gojek meluncurkan fitur keamanan berupa yakni fitur bagikan perjalanan dan tombol darurat untuk mitra pengemudi dan konsumen di Kantor Gojek, Jakarta. Jumat, 15 Maret 2019. TEMPO/ Caesar Akbar

    Gojek meluncurkan fitur keamanan berupa yakni fitur bagikan perjalanan dan tombol darurat untuk mitra pengemudi dan konsumen di Kantor Gojek, Jakarta. Jumat, 15 Maret 2019. TEMPO/ Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gojek dan Go-pay berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah atau Lazismu untuk mendorong pertumbuhan penerimaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) secara digital. SVP Marketing Go-pay Galuh Chandra Kirana mengatakan tidak memiliki target spesifik soal nilai yang akan disalurkan dari kerja sama ini.  Namun dia berharap dapat menyalurkan sedekah, infaq, dan zakat lebih dari Rp 13 miliar.

    Baca juga: GoJek dan Astra Bikin Perusahaan Patungan Demi Kembangkan Go-Car

    "April 2018 - Februari 2019 kami menyalurkan donasi Rp 13 miliar. Saya optimistis ini bisa melampaui," kata Galuh di Hong Kong Cafe, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019.

    Sebelumnya, kata Galuh, Gopay bersama 182 yayasan dan tempat ibadah menyalurkan donasi untuk korban bencana dari April 2018 sampai Februari 2019 mencapai Rp 13 miliar. Nilai tersebut didonasikan melalui Gopay oleh lebih dari 131 ribu orang.

    Galuh mengatakan kerja sama ini langkah pertama yang baik untuk mempermudah masyarakat, apalagi sebentar lagi memasuki Ramadan. "Semoga program ini bisa panjang dan peserta banyak, dan infaq, sedekah luar biasa," ujarnya.

    Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan kerja sama hari ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan penerimaan ZIS secara digital.

    "Hari ini kami berbahagia dan bersyukur karena selangkah lebih jauh, bisa memberikan kemudahan dalam bertransaksi atau melakukan sedekah dan infaq secara digital," kata Nila.

    Menurut Nila, kerja sama ini sejalan dengan visi Gojek untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dengan inovasi. Nila mengatakan sejak aplikasi diluncurkan pada 2015, Gojek berkembang menjadi super app yang membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk mendigitalisasi sebuah ekosistem seperti Lazismu.

    Direktur Utama Lazismu Hilman Latief mengapresiasi kerja sama Lazismu, Gojek dan Go-pay dalam mendigitalisasi ekosistem Lazismu. Dia mengatakan Lazismu selalu mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi termasuk mempermudah masyarakat berdonasi, seperti memperkenalkan metode zakat, infaq dan sedekah non-tunai yang bekerja sama dengan Go-pay.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.