ESDM Jelaskan Soal Kabar Pembuluh Darah Mata Ignasius Jonan Pecah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan datang melayat pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja di rumah duka Sentosa Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu, 27 Januari 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan datang melayat pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja di rumah duka Sentosa Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu, 27 Januari 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan penjelasan ihwal kondisi kesehatan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Bekas Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia sebelumnya dikabarkan mengalami pecah pembuluh darah mata.

    Baca juga: Ignasius Jonan Soroti Sistem Kenaikan Pangkat ASN

    "Terkait dengan pemberitaan bahwa Bapak Menteri ESDM Ignasius Jonan mengalami pecah pembuluh darah matanya, kami sampaikan bahwa Pak Menteri kondisinya sehat," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Maret 2019.

    Agung berujar Jonan memang tengah dalam masa cuti untuk pemeriksaan medis di Jepang. Namun, saat ini kondisinya baik-baik saja. "Beliau sehat wal'afiat," ujarnya. Ia juga mengatakan kondisi mata Jonan baik-baik saja. 

    Kondisi kesehatan Jonan belakangan menjadi perbincangan setelah adanya kabar bahwa pembuluh darah mata Menteri ESDM itu pecah. Kabar itu berembus saat ia batal menghadiri penandatangan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dengan 18 Pemerintah Kabupaten Kota, beberapa hari lalu.

    Kala itu, Ignasius Jonan yang mestinya dijadwalkan tiba di Tanah Air setelah terbang dari Tokyo, Jepang, tidak jadi datang. Adapun Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto mengatakan atasannya itu mengalami pecah pembuluh darah di mata kanan sehingga harus memperpanjang waktu di Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.