Ekonomi Cina dan AS Melemah, Kepala BPS: Waspadai Ekspor

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berdialog dengan dua karyawan pada acara Pelepasan Kontainer Ekspor Mayora ke 250 ribu ke Filipina di Bitung, Tangerang, Banten, Senin 18 Februari 2019. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Presiden Joko Widodo berdialog dengan dua karyawan pada acara Pelepasan Kontainer Ekspor Mayora ke 250 ribu ke Filipina di Bitung, Tangerang, Banten, Senin 18 Februari 2019. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengingatkan pemerintah agar mewaspadai kondisi perekonomian global yang tengah mengalami stagnasi bahkan pelemahan. Sebab, kondisi ekonomi global yang tengah melemah bakal berdampak pada kinerja ekspor dan impor.

    Baca juga: Jokowi Kesal Neraca Perdagangan Defisit Lagi, Ini Respons Mendag

    "Ini perlu menjadi perhatian karena memang situasi perekonomian global tahun 2019 sesuai dengan prediksi dari berbagai lembaga internasional, agak gloomy atau tidak akan terlalu mengembirakan," kata Suhariyanto saat mengelar konferensi pers di kantor BPS, Jumat 15 Maret 2019.

    Mengutip prediksi World Bank, pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi akan turun dari 3 persen menjadi 2,9 persen pada tahun ini. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat juga diprediksi akan turun dari 2,9 persen menjadi hanya 2,5 persen untuk tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.