Proyek Makassar New Port 1-A Rampung Bulan Ini

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau lokasi proyek pembangunan Makassar New Port, Sulawesi Selatan, 26 Januari 2018. TEMPO/Friski Riana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau lokasi proyek pembangunan Makassar New Port, Sulawesi Selatan, 26 Januari 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memastikan pembangunan Makassar New Port tahap pertama atau 1-A segera rampung. Proyek jumbo itu diperkirakan kelar pada akhir bulan ini, Maret 2019.

    Baca juga: Pelindo IV Ajukan Perluasan Makassar New Port Jadi 1.400 Ha

    "Proyek Makassar New Port tahap pertama atau 1-A sudah mencapai 99 persen," kata Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan M. Tohir dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 14 Maret 2019.

    Tohir mengatakan, pada tahap pertama, pemerintah membangun dermaga sepanjang 320 meter dengan luas 22 hektare. Pelabuhan ini nantinya digadang-gadang akan menampung peti kemas seberat 800 ribu TEUs per tahun.

    Proyek Makassar New Port sejatinya terbagi atas beberapa tahap. Setelah tahap 1-A rampung, pemerintah akan melanjutkan pembangunan Makassar New Port untuk tahap I-B dan tahap 1-C.Namun saat ini pembangunan 1-B dan 1-C belum dilaksanakan lantaran masih menunggu izin konsesi.

    Menurut Tohir, pembangunan akan dilanjutkan seusa proses pengajuan penambahan alat kerja pengerukan dan reklamasi serta permohonan perpanjangan izin keruk keluar. Seusai proyek 1-C tuntas, pemerintah bakal melanjutkan pembangunan Makassar New Port untuk tahap I-D.

    Kementerian Perhubungan menargetkan total keseluruhan Makassar New Port akan kelar pada 2032. Menurut rancangan Kementerian, pelabuhan ini akan memiliki dermaga total sepanjang 2.184 meter dan luas lapangan penumpukan 106 hektare. "Sehingga total kapasitas terpasang sebesar 5 juta TEUs per tahun," kata Tohir.

    Tohir menyampaikan optimismenya bahwa pembangunan salah satu proyek strategis nasional di kawasan timur Indonesia ini dapat selesai tepat waktu. "Pembangunan Makassar New Port ini sangat mendesak karena terminal peti kemas Makassar yang ada diprediksi sudah tidak mampu menampung lagi hingga 2 tahun ke depan," ujar dia.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.