Laba Antam Melesat 541 Persen pada 2018

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Aneka Tambang Unit Geomin. Tempo/Arnold Simanjuntak

    Gedung Aneka Tambang Unit Geomin. Tempo/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Antam Tbk membukukan kenaikan laba bersih pada 2018 sebesar Rp 874,42 miliar atau melesat 541 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 136,5 miliar.

    Baca juga: Antam Bagikan Dividen Rp 47 Miliar

    "Laba bersih Antam melesat sebesar 541 persen bila dibandingkan tahun lalu dengan perolehan Rp 874,42 miliar," ujar Direktur Keuangan Antam Dimas Wikan Pramudhito kepada wartawan di Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

    Dia menjelaskan Antam kembali lagi mengukuhkan pencapaian posisi tertinggi dalam sejarah Antam dengan volume produksi feronikel 24.868 ton nikel dalam feronikel (TNi) dan penjualan 24.135 TNi pada tahun ini, sehingga menghasilkan kontribusi pendapatan sebesar Rp 4,66 triliun.

    Sedangkan, terkait penjualan emas di tahun ini, Antam mencatatkan volume penjualan emas sebanyak 27.894 kg atau naik signifikan sebesar 11 persen, dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 13.202 kg.

    Pendapatan Antam dari penjualan emas pada 2018 mencapai Rp 16,69 triliun atau naik 126 persen dibandingkan penjualan emas 2017 yang tercatat sebesar Rp7,37 triliun.

    "Untuk emas, Antam menorehkan prestasi yang luar biasa dan ini juga titik poin tertinggi dalam sejarah Antam," kata Dimas.

    Pada 2018, komoditas bauksit turut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja operasional Antam dengan pencapaian produksi bijih bauksit mencapai 1,10 juta wet metric ton (wmt) dan volume penjualan mencapai 920 ribu wmt, sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp482 miliar.

    Peningkatan kinerja produksi dan penjualan Antam yang signifikan pada 2018 tersebut mendukung capaian positif earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) menjadi Rp 3,33 triliun atau tumbuh 51 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp 2,21 triliun.

    Sedangkan, peningkatan laba kotor Antam pada 2018 mencapai 111 persen menjadi Rp 3,47 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,64 triliun.

    Dengan adanya peningkatan laba kotor, maka laba usaha Antam pada 2018 tercatat Rp 1,85 triliun atau tumbuh 208 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp 600,6 miliar.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Suara Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019

    Komisi Pemilihan Umum mencatat pasangan Jokowi - Ma'ruf menang di 21 provinsi, sedangkan Prabowo - Sandiaga unggul di 13 provinsi saat Pilpres 2019.