Menteri Darmin Yakin Cadangan Devisa Bakal Tembus USD 130 M

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani setelah membuka perdagangan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. Tempo/Caesar Akbar

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani setelah membuka perdagangan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. Tempo/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yakin cadangan devisa akan terus meningkat. Dari hitungannya, cadangan devisa mencapai US$ 130 miliar pada akhir tahun ini.

    Baca: Cadangan Devisa Turun, BI: Terutama Untuk Bayar Utang Pemerintah

    Namun begitu, menurut Darmin, keyakinannya juga harus didukung oleh kondisi arah perekonomian global setahun ke depan ini. Apalagi saat ini kondisi ekspor Indonesia belum begitu pulih. "tergantung dunia ini kayak apa. Tetapi, arahnya membaik, artinya ya masih bisa lah," ujarnya, Jumat sore, 8 Maret 2019. 

    Oleh sebab itu, kata Darmin, pemerintah pun akan terus berusaha keras menggenjot ekspor agar semakin banyak menghasilkan devisa. "Di tengah kondisi ekspor kita yang belum begitu pulih, itu juga akan terus kita upayakan."

    Sebelumnya diketahui bahwa Bank Indonesia melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia tercatat melonjak US$3,2miliar menjadi US$ 123,3 miliar pada akhir Februari 2019 dari posisi US$ 120,1 miliar pada akhir Januari 2019. 

    Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. "Peningkatan cadangan devisa pada Februari 2019 terutama dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah, penerimaan devisa migas, dan penerimaan valas lainnya," ujarnya. 

    Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa itu di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.  

    Baca: BI Yakin Defisit Transaksi Berjalan Triwulan I Jauh Lebih Rendah

    Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, serta kinerja ekspor yang tetap positif. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.