Bandara Radin Inten II Lampung Bakal Layani Penerbangan Haji

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Radin Inten II di Lampung pada Kamis sore, 7 Maret 2019. Bandara ini akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Jumat esok, 8 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Radin Inten II di Lampung pada Kamis sore, 7 Maret 2019. Bandara ini akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Jumat esok, 8 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Lampung - Bandara Internasional Radin Inten II di Lampung direncanakan bakal menyediakan penerbangan haji dan umrah. Rute penerbangan maskapai internasional menuju Tanah Suci tersebut bakal dibuka tahun ini.

    Baca juga: Scoot Buka Penerbangan bagi Jemaah Umrah via Singapura

    "Tahun ini akan ada 24 flight kloter haji (lewat Radin Inten II)," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui seusai meninjau Bandara Internasional Radin Inten, Kamis petang, 7 Maret 2019. Sebanyak 24 kloter itu diperkirakan akan mengangkut jemaah sekitar 17 ribu orang.

    Adapun Bandara Internasional Radin Inten II akan melayani calon jemaah haji dan umrah dari Bandar Lampung dan sekitarnya, serta Sumatera Selatan bagian selatan. Dengan demikian, warga yang hendak menunaikan ibadah haji atau pergi umrah dari daerah tersebut tidak perlu jauh-jauh berangkat dari bandara di luar Sumatera. 

    Selama ini, Budi Karya mengatakan jangkauan keberangkatan haji dan umrah paling dekat untuk jemaah asal Lampung dan Sumatera Selatan bagian selatan ialah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta. Jemaah harus lebih dulu melakukan perjalan darat serta udara untuk sampai ke bandara tersebut. 

    Sementara itu, ditilik dari kesiapannya, Budi Karya berpendapat pemerintah daerah setempat telah menunjang fasilitas haji dengan membuka asrama haji. “Saya dapat informasi di sini sudah ada asrama haji,” ujar dia.

    Untuk finalisasi keberangkatan haji, pemerintah hanya perlu berdialog dengan Kementerian Agama. “Pemda secara intensif harus berkomunikasi dengan Kementerian Agama (menrembuk) slot (haji) dari Madina atau Jedah,” ucap Budi.

    Bandara Radin Inten II Bandar Lampung telah dinobatkan sebagai bandara internasional tahun lalu. Bandara ini memiliki panjang lintasan 3.000 x 45 meter. Tahun ini, terminal Radin Inten II seluas 9.650 meter persegi itu diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

    Menurut data Kementerian Perhubungan, bandara yang berjarak 28 kilometer dari pusat kota tersebut menyediakan 31 penerbangan reguler tiap hari. Ada pula satu rute pesawat perintis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.